PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Juni 2026 | Mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia menyuarakan Reformasi Jilid II sebagai bentuk protes terhadap kondisi perekonomian nasional yang dinilai semakin memburuk. Mereka menuntut pemerintah untuk segera memperbaiki keadaan dan memberikan solusi yang konkrit dalam waktu 18 hari.
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah memberikan ultimatum kepada pemerintah untuk memperbaiki perekonomian di tengah pelemahan rupiah. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah merespons ultimatum tersebut dengan menyatakan bahwa pemerintah menghargai dan menerima aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus bekerja keras untuk mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang muncul. Namun, ia juga mengingatkan bahwa persoalan ekonomi tidak bisa diselesaikan secara instan hanya dengan tenggat waktu tertentu.
Menurut Prasetyo, koordinasi antarlembaga dan penyusunan kebijakan yang saling mendukung terus dilakukan agar kondisi ekonomi nasional tetap terjaga. Ia mengakui bahwa persoalan ekonomi memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena dipengaruhi banyak faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Deni Oktaviano Pratama, menyatakan bahwa reformasi jilid II akan dimulai sebagai bentuk protes terhadap kondisi perekonomian nasional yang dinilai semakin memburuk. Ia menegaskan bahwa mahasiswa bukan membenci sosok pemimpin negara, namun program pemerintah yang dinilai tidak efektif dalam mengatasi persoalan ekonomi.
Dalam aksi mereka, mahasiswa juga menyerukan untuk memperkuat gerakan aksi yang akan dilakukan dalam waktu 2-3 pekan ke depan. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat segera memperbaiki keadaan dan memberikan solusi yang konkrit untuk mengatasi persoalan ekonomi nasional.
Kondisi perekonomian nasional yang semakin memburuk telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Pelemahan rupiah, inflasi, dan pengangguran telah menjadi masalah yangComplex dan memerlukan solusi yang efektif. Dalam menghadapi situasi ini, pemerintah perlu bekerja sama dengan semua stakeholder, termasuk mahasiswa, untuk mencari solusi yang tepat dan efektif.
Kesimpulan dari aksi mahasiswa ini adalah bahwa pemerintah perlu segera memperbaiki keadaan dan memberikan solusi yang konkrit untuk mengatasi persoalan ekonomi nasional. Mahasiswa berharap bahwa pemerintah dapat bekerja sama dengan mereka untuk mencari solusi yang efektif dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
