PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 Juni 2026 | Jumlah penduduk Indonesia terus meningkat. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memperbarui informasi mengenai jumlah penduduk Indonesia per 22 Juni 2026. Jumlah penduduk Indonesia mencapai 290.028.295 jiwa, yang merupakan peningkatan lebih dari 1,7 juta jiwa dibandingkan dengan pencatatan semester II 2025.
Adapun 146.355.092 jiwa pada update terbaru Dukcapil di antaranya adalah laki-laki, sedangkan 143.673.203 orang lainnya merupakan perempuan. Penduduk Indonesia dibagi berdasarkan generasi menurut tahun kelahiran mereka. Generasi Z atau Gen Z tercatat sebagai penduduk Indonesia dengan jumlah terbanyak di antara generasi lainnya, mencapai 75.250.862 jiwa.
Sementara itu, penerimaan bantuan sosial (bansos) kini semakin praktis tanpa harus mengantre lama di kantor desa. Cukup bermodalkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta nomor meteran listrik rumah, masyarakat sudah bisa melakukan registrasi mandiri di laman perlinsos.kemensos.go.id secara gratis.
Kementerian Sosial resmi membuka keran registrasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara mandiri bagi masyarakat luas. Melalui terobosan sistem online ini, warga yang masuk dalam kategori miskin dan rentan kini bisa mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) populer seperti PKH dan BPNT langsung melalui portal resmi Kemensos agar lebih tepat sasaran.
Di sisi lain, aktivasi IKD di Mataram meningkat 100 persen selama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dalam sehari, tingkat kunjungan bisa mencapai 500-an pelayanan. Kepala Dukcapil Kota Mataram, Mansur, mengungkapkan bahwa proses aktivasi IKD ini cepat dan mudah, warga cukup membawa KTP atau menyebutkan NIK-nya saja.
IKD juga memainkan peran penting dalam pengecekan status penerima bantuan sosial. Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi mobile menggunakan nomor NIK. Warga yang layak menerima namun belum terdaftar dapat mengajukan usulan mandiri melalui aplikasi atau kantor desa setempat.
Kesimpulan, penduduk Indonesia terus meningkat dan IKD menjadi kunci penerimaan bansos. Masyarakat dapat melakukan registrasi mandiri dan mengecek status penerima bantuan sosial melalui laman resmi Kemensos. Dengan demikian, diharapkan penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan transparan.
