PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Mei 2026 | Gubernur Jawa Tengah, Luthfi, baru-baru ini menerima aspirasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah terkait kenaikan harga solar industri yang memberatkan operasional nelayan. Menurut Luthfi, kenaikan harga solar industri dari sekitar Rp13 ribu – Rp15 ribu per liter menjadi Rp25 ribu – Rp30 ribu per liter sangat memberatkan operasional nelayan.
Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menindaklanjuti aspirasi nelayan dengan berkoordinasi langsung ke kementerian terkait. "Semua aspirasinya kita tampung, kemudian kita akan bikin surat, kita kawal ke Kementerian KKP, kemudian ke Kementerian ESDM, kalau perlu ke Kementerian Keuangan agar yang nonsubsidi juga mendapatkan relaksasi supaya mereka bisa melaut," tegasnya.
Menurut Luthfi, persoalan tersebut harus segera dicarikan solusi karena berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha nelayan dan ekonomi masyarakat pesisir. "Kalau nelayan sampai tidak bisa melaut, implikasinya sangat luas: produksi ikan terganggu, harga ikan bisa naik, inflasi bisa terdampak, dan ekosistem ekonomi di kawasan pelabuhan juga ikut terganggu," katanya.
Ketua HNSI Jawa Tengah, Riswanto, mengapresiasi Luthfi yang telah memfasilitasi audiensi dan bersedia mengawal aspirasi nelayan ke pemerintah pusat. "Di Juwana ada sekitar 1.600 kapal ukuran di atas 30 GT. Saat ini banyak kapal sudah diikat karena tidak mampu membeli BBM nonsubsidi dengan harga keekonomian industri," katanya.
Riswanto berharap adanya usulan harga khusus BBM solar nonsubsidi untuk nelayan kapal di atas 30 GT segera mendapatkan jawaban dari pemerintah pusat. "Kami akan menunggu arahan dari Pak Gubernur ke depan seperti apa. Harapannya persoalan ini bisa mendapat pendampingan sampai tuntas sehingga operasional kapal nelayan bisa kembali berjalan," katanya.
Dalam waktu dekat, Luthfi juga akan bertemu pedagang ikan, asosiasi nelayan, dan pelaku usaha perikanan di Juwana, Kabupaten Pati untuk membahas mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan sektor perikanan tangkap. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah kenaikan harga solar industri yang memberatkan nelayan.
Kesimpulan dari pertemuan tersebut adalah bahwa kenaikan harga solar industri harus segera diatasi agar nelayan dapat kembali melaut dan meningkatkan produksi ikan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
