PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 21 Juni 2026 | Baru-baru ini, sebuah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menarik perhatian masyarakat luas. Mereka melakukan aksi geruduk terhadap diskusi yang menghadirkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Menurut keterangan yang diberikan oleh Serikat Mahasiswa UGM, aksi ini dilakukan sebagai bentuk ekspresi ketidakpercayaan terhadap pemerintah yang dinilai telah melakukan berbagai kebijakan yang merugikan rakyat. Mereka menilai bahwa diskusi yang digelar tidak memberikan ruang dialog yang setara bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan kritik mereka.
Sebelum aksi demonstrasi, mahasiswa telah mengetahui tentang kedatangan pejabat-pejabat negara tersebut melalui berbagai unggahan di media sosial. Mereka kemudian memutuskan untuk berkumpul dan menyuarakan aspirasi mereka langsung di lokasi diskusi.
Namun, aksi demonstrasi tersebut berakhir dengan ricuh dan pembubaran diskusi. Mahasiswa merasa bahwa diskusi tersebut tidak memberikan ruang yang cukup bagi mereka untuk menyampaikan pendapat dan kritik mereka. Mereka menilai bahwa kegiatan diskusi tersebut lebih banyak menjadi ajang pemaparan capaian pemerintah daripada ruang diskusi yang substantif.
Menanggapi aksi demonstrasi tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan bahwa kegiatan diskusi awalnya berlangsung tertib dan kondusif, namun kemudian berakhir dengan pembubaran oleh sekelompok mahasiswa. Ia menilai bahwa tindakan pembubaran tersebut tidak mencerminkan semangat demokrasi yang selama ini berkembang di lingkungan akademik.
Qodari juga menekankan bahwa ruang kampus seharusnya menjadi tempat bertemunya berbagai gagasan dan pandangan secara terbuka. Ia mengharapkan bahwa mahasiswa dapat menyuarakan aspirasi mereka dengan cara yang lebih konstruktif dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak lingkungan akademik.
Dalam kesimpulan, aksi demonstrasi mahasiswa UGM terhadap diskusi Budiman Sudjatmiko Cs menunjukkan bahwa mahasiswa masih memiliki semangat untuk menyuarakan aspirasi dan kritik mereka terhadap pemerintah. Namun, perlu diingat bahwa tindakan demonstrasi harus dilakukan dengan cara yang konstruktif dan tidak merusak lingkungan akademik.
