DOJ Drops Probe into Jerome Powell, Paving Way for Trump’s Fed Chair Pick Kevin Warsh

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 April 2026 | Washington – Pada hari Jumat, Departemen Kehakiman Amerika Serikat resmi mengumumkan penghentian penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Keputusan ini diambil setelah Jaksa Agung Jeanine Pirro menyatakan bahwa penyelidikan akan dialihkan kepada Inspektur Jenderal Federal Reserve, yang akan meneliti dugaan pembengkakan biaya pembangunan gedung pusat bank di Washington, DC.

Penyelidikan awal yang dimulai pada bulan Januari menyasar Powell karena diduga terlibat dalam pengelolaan dana renovasi yang melibatkan miliaran dolar publik. Powell menanggapi dengan mengunggah video yang menegaskan bahwa tidak ada seorangpun, termasuk dirinya, yang berada di atas hukum, sekaligus menyoroti konteks politik di mana penyelidikan tersebut diluncurkan.

Baca juga:

Penghentian penyelidikan oleh DOJ menghilangkan satu hambatan utama bagi nominasi Presiden Donald Trump untuk posisi Ketua Fed berikutnya, mantan eksekutif Wall Street Kevin Warsh. Warsh, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), telah mendapatkan dukungan kuat dari Senator Republik Utara Carolina, Thom Tillis, setelah Tillis menyatakan dirinya akan menolak konfirmasi calon pengganti Powell sampai penyelidikan selesai.

  • DOJ menghentikan penyelidikan pada 26 April 2026.
  • Inspektur Jenderal Fed akan mengambil alih investigasi biaya konstruksi.
  • Senator Thom Tillis mengumumkan dukungan untuk Kevin Warsh setelah DOJ menutup kasus.
  • Warsh telah melewati proses konfirmasi di Senat pada 21 April 2026.

Dalam pernyataannya di X (Twitter), Tillis menulis, “Penyelidikan DOJ terhadap Ketua Powell adalah ancaman serius bagi independensi Fed. Saya mempercayai DOJ dan mengakui penyelidikan telah ditutup.” Pernyataan ini menandai perubahan signifikan dalam sikap Tillis, yang sebelumnya menolak mengesahkan pengganti Powell karena kekhawatiran akan intervensi politik.

Presiden Trump, yang mencalonkan Warsh pada Februari, menekankan pentingnya menurunkan suku bunga untuk mengatasi krisis keterjangkauan perumahan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Powell, yang diangkat oleh Trump pada 2017, selama masa jabatannya cenderung mempertahankan suku bunga pada level stabil dan menegaskan independensi bank sentral dari tekanan eksekutif.

Penutupan penyelidikan juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan independensi Federal Reserve. Kritik dari kalangan progresif menilai langkah DOJ sebagai upaya politis untuk melemahkan otoritas Fed dan memaksa kebijakan moneter yang lebih lunak. Sementara itu, pendukung Warsh berargumen bahwa pergantian kepemimpinan akan mempercepat penyesuaian kebijakan yang lebih pro‑pertumbuhan.

Pasar keuangan menanggapi berita ini dengan pergerakan positif; indeks Dow Jones dan S&P 500 masing‑masing mencatat kenaikan 0,4% dan 0,5% pada sesi perdagangan berikutnya. Analis memperkirakan bahwa kepastian dalam proses konfirmasi Warsh dapat menurunkan volatilitas pasar terkait kebijakan suku bunga.

Namun, Jeanine Pirro menegaskan bahwa penutupan investigasi bukan berarti akhir dari semua penyelidikan. “Jika fakta menunjukkan perlunya penyelidikan kriminal, saya tidak akan ragu untuk memulainya kembali,” katanya dalam unggahan terakhirnya.

Dalam rapat komite konfirmasi Senat, Warsh menekankan komitmennya terhadap transparansi dan stabilitas ekonomi, sekaligus menjanjikan kolaborasi erat dengan anggota Fed lainnya. Tillis, yang kini mengakui bahwa proses hukum telah selesai, menyatakan bahwa ia akan memberikan suara “ya” untuk konfirmasi Warsh pada pemungutan suara akhir.

Jika konfirmasi berhasil, Warsh akan mengambil alih jabatan pada pertengahan Mei, menggantikan Powell yang masa jabatannya berakhir pada 15 Mei. Keputusan ini dapat menandai perubahan arah kebijakan moneter, dengan potensi penurunan suku bunga lebih agresif dibandingkan kebijakan Powell yang lebih berhati‑hati.

Kesimpulannya, penutupan penyelidikan terhadap Jerome Powell membuka jalan bagi nominasi Kevin Warsh yang didukung oleh Sen. Thom Tillis. Perubahan kepemimpinan di Federal Reserve ini tidak hanya memiliki implikasi politik, tetapi juga berpotensi mengubah strategi kebijakan moneter Amerika Serikat dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *