PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 Juli 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menghadapi tantangan besar dalam popularitynya. Menurut survei terbaru, net approval rating Trump telah mencapai titik terendah sepanjang masa jabatannya. Survei yang dilakukan oleh American Research Group antara 16 hingga 20 Juli menunjukkan bahwa hanya 30% responden yang menyetujui kinerja Trump sebagai presiden, sementara 67% tidak menyetujui. Ini berarti Trump memiliki net approval rating sebesar -37%, yang merupakan angka terburuk sepanjang masa jabatannya.
Survei ini juga menunjukkan bahwa Trump telah kehilangan dukungan dari beberapa kelompok yang sebelumnya merupakan basis pendukungnya. Misalnya, survei menunjukkan bahwa hanya 45% responden yang mengidentifikasi diri mereka sebagai Republikan yang menyetujui kinerja Trump, turun dari 55% pada bulan Juni.
Trump juga menghadapi tantangan dari dalam partainya sendiri. Beberapa anggota Kongres Republikan telah mulai menyatakan kekecewaan mereka terhadap kinerja Trump, dan beberapa telah mempertimbangkan untuk meninggalkan partai.
Survei ini dilakukan pada saat yang genting bagi Trump, karena pemilu tengah tahun akan segera digelar. Pemilu ini akan menentukan apakah Demokrat akan mempertahankan kontrol mereka atas DPR, atau apakah Republikan akan berhasil merebut kembali mayoritas.
Trump telah berusaha untuk meningkatkan popularitasnya dengan menggelar serangkaian pertemuan kampanye dan melakukan perjalanan ke beberapa negara bagian. Namun, survei ini menunjukkan bahwa upaya tersebut belum berhasil meningkatkan dukungan bagi dirinya.
Trump juga menghadapi tantangan dari luar partainya. Beberapa calon presiden potensial dari Partai Demokrat telah mulai berkampanye, dan beberapa telah menyerang Trump karena kebijakannya.
Survei ini menunjukkan bahwa Trump masih memiliki basis pendukung yang kuat, tetapi juga menunjukkan bahwa popularitasnya telah menurun secara signifikan sejak awal masa jabatannya. Apakah Trump akan berhasil meningkatkan popularitasnya sebelum pemilu tengah tahun masih belum jelas.
