PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia dan Jepang telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi krisis energi global yang disebabkan oleh konflik geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah Indonesia telah memperkuat belanja subsidi dan kompensasi energi untuk menjaga daya beli masyarakat, dengan realisasi belanja subsidi dan kompensasi mencapai Rp153,1 triliun hingga akhir April 2026.
Sementara itu, pemerintah Jepang telah menyiapkan dana cadangan sebesar 500 miliar yen untuk subsidi listrik dan gas rumah tangga musim panas ini, guna meredam lonjakan harga akibat krisis di Timur Tengah. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menolak imbauan penghematan energi dan menegaskan bahwa aktivitas ekonomi dan sosial tidak boleh terganggu.
Di Indonesia, Polres Bogor telah membongkar tujuh kasus penyalahgunaan subsidi energi dan tambang emas ilegal, dengan 15 tersangka ditangkap dan potensi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar. Kasus-kasus tersebut terdiri dari tiga kasus penyalahgunaan BBM subsidi, dua kasus pengoplosan LPG subsidi, dan dua perkara tambang emas ilegal.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga telah melakukan upaya optimalisasi penyaluran BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Biosolar di wilayah Kota Padang, guna menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Peningkatan penyaluran BBM hingga 20% di atas rata-rata normal telah dilakukan sejak 14 Mei 2026.
Kesimpulan, upaya mengatasi krisis energi global memerlukan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Dengan langkah-langkah yang tepat, kita dapat menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan mengatasi krisis energi global.
