PT Adhi Karya Tingkatkan Kompetensi Karyawan Melalui Seminar Hukum

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Mei 2026 | PT Adhi Karya, perusahaan BUMN jasa konstruksi terkemuka, baru-baru ini menggelar seminar hukum yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan menjalankan bisnis dengan standar hukum yang tinggi. Seminar ini dihadiri oleh hampir 100 peserta secara offline dan 250 peserta secara online dari seluruh cabang perusahaan.

Acara yang dipandu oleh mantan anchor TVOne Brigitta Manohara ini menghadirkan narasumber ternama, Dr. Hj. Dhifla Wiyani, SH, MH, advokat senior dengan pengalaman lebih dari 25 tahun. Dhifla menjelaskan bahwa perusahaan sebagai badan hukum memiliki peran penting sebagai subyek hukum yang harus memahami dan mengikuti aturan hukum terkini.

Baca juga:

Menurut Dhifla, badan hukum dapat dikenai pidana dalam kasus tindak pidana korporasi, namun dengan pemahaman yang baik dan kepatuhan yang tepat, perusahaan dapat menjalankan usaha dengan aman dan berkontribusi lebih besar bagi pembangunan negara. Selain itu, Dhifla juga menjelaskan tentang penerapan Restorative Justice atau Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR), Plea Bargaining, serta Perjanjian Penundaan Penuntutan (DPA) yang dapat menjadi solusi bagi perusahaan dalam mengelola risiko hukum.

Narasumber kedua, Ranu Miharja, SH, MH, mantan Kajati Babel, mantan Kabadiklat Kejaksaan, dan mantan Deputi KPK, memberikan panduan praktis terkait implementasi aturan hukum di lapangan. Ranu menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan peraturan, dan seluruh insan perusahaan memahami bagaimana menerapkannya dengan benar dalam pekerjaan sehari-hari.

Baca juga:

Seminar ini menjadi bukti komitmen PT Adhi Karya untuk terus meningkatkan kompetensi tim dan menjalankan bisnis dengan standar hukum yang tinggi, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat. Dengan demikian, perusahaan dapat menjaga reputasi dan keberlanjutan usahanya.

Sementara itu, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) baru-baru ini juga membukukan laba bersih sebesar US$15,2 juta atau sekitar Rp 264 miliar, yang mencerminkan kenaikan sebesar 8,9 persen secara year on year (yoy). Perseroan ini juga membagikan dividen tunai sebesar US$7.030.580 atau setara Rp122.177.421.000 dengan asumsi kurs Rp17.378 per dolar AS pada tanggal 4 Mei 2026.

Baca juga:

Dengan demikian, pemegang saham akan mengantongi cuan sebesar Rp 45 per unit. Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan imbal hasil yang konsisten sekaligus menjaga ruang pertumbuhan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *