Danantara Buka Suara Soal Mundurnya Dirut PT Pos Indonesia, Ada Indikasi Rekayasa Keuangan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Juli 2026 | Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah membuka suara terkait pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph. Daud Joseph mengundurkan diri setelah menjabat selama 3 bulan.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara, Rohan Hafas, mengatakan bahwa Danantara telah menerima surat pengunduran diri Daud Joseph pada hari Senin, 29 Juni 2026. Rohan menjelaskan bahwa Daud Joseph ditugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia, melakukan reformasi melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan.

Baca juga:

Menurut Rohan, pengunduran diri Daud Joseph terjadi karena perusahaan membutuhkan figur pemimpin yang lebih cocok untuk memimpin agenda transformasi berikutnya dari PT Pos. Daud Joseph mengundurkan diri karena alasan pribadi yang tidak dijelaskan secara rinci.

Sementara itu, Danantara juga menemukan adanya indikasi dugaan rekayasa keuangan di PT Pos Indonesia. Rohan mengatakan bahwa proses due diligence dan evaluasi yang berjalan menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

Danantara akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi perusahaan BUMN bidang logistik tersebut. Prioritas Danantara adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat.

Baca juga:

Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, mendukung dan mengapresiasi langkah Danantara Indonesia memperkuat sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anshar Ilo menilai langkah tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun tata kelola pemerintahan dan BUMN yang profesional serta berintegritas.

Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli, mengapresiasi langkah awal Danantara Indonesia yang akan merilis laporan keuangan konsolidasian setelah seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merampungkan laporan keuangan pada 30 Juni 2026. Langkah ini dinilai akan bisa memperkuat tata kelola dan transparansi pengelolaan aset negara yang dijalankan oleh Danantara.

Danantara berkomitmen untuk memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas. Dengan demikian, PT Pos Indonesia dapat menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat.

Baca juga:

Kesimpulan, Danantara telah membuka suara terkait pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia dan menemukan adanya indikasi dugaan rekayasa keuangan di PT Pos Indonesia. Danantara berkomitmen untuk memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *