PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 Juni 2026 | Harga minyak dunia terus mengalami penurunan, saat ini tarifnya sudah mendekati US$ 75 per barel. Hal ini terjadi imbas meningkatnya lalu lintas kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz, serta kemajuan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Harga Brent turun 0,5% menjadi US$ 76,68 per barel pada pukul 10.11 waktu Singapura. Sementara itu harga minyak West Texas Intermediate juga turun 0,5% menjadi US$ 72,82 per barel. Kontrak berjangka minyak telah turun lebih dari sepertiga dari level tertinggi selama masa perang, sebagian didorong oleh ekspektasi adanya peningkatan pasokan minyak mentah.
AS untuk sementara mengizinkan pembelian minyak Iran sebagai bagian dari proses diplomatik, membantu upaya para penjual untuk menarik minat kilang-kilang terbesar di Asia. Produsen di Teluk Persia, termasuk Uni Emirat Arab, bergerak cepat untuk memulihkan ekspor. Menurut Badan Energi Internasional (IEA), UEA telah memulihkan hampir 85% tingkat produksi sebelum perang, menjadi sinyal kemampuan kawasan untuk kembali meningkatkan pasokan.
Kendati demikian, terdapat tanda-tanda pengetatan pasokan di beberapa pasar, termasuk di AS. American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan utama Cushing, Oklahoma, turun lagi sebanyak 1 juta barel pada pekan lalu. Jika data resmi yang akan dirilis nanti mengonfirmasi laporan tersebut, maka persediaan akan turun di bawah 20 juta barel, level yang secara luas dianggap sebagai batas minimum operasional.
Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengatakan telah menerima jaminan keselamatan yang memungkinkan ratusan kapal keluar dari Teluk Persia. Jalur Selat Hormuz sebelumnya telah tertutup selama beberapa bulan terakhir karena terjadi perang antara AS, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah.
Kini eskalasi geopolitik di kawasan tersebut semakin landai, AS dan Iran sama-sama mengisyaratkan kemajuan awal perundingan damai untuk mengakhiri perang yang meletus sejak akhir Februari 2026. Meski begitu, proses perundingan damai ini diproyeksi memerlukan waktu panjang sebab kedua pihak masih mengungkapkan klaim kesepakatan yang berbeda.
Di saat yang bersamaan, harga sembako di Jawa Timur terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini harga beras premium, minyak goreng minyakita, cabai merah keriting dan seluruh jenis bawang naik. Sementara daging ayam ras, telur ayam kampung, cabai merah besar mengalami penurunan.
Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.
Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Rabu 24 Juni 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.
Berdasarkan informasi tersebut, harga minyak goreng kemasan bermerk naik Rp 300 menjadi Rp 24.500 per liter, diikuti harga cabai merah keriting yang juga naik Rp 1.350 menjadi Rp 57.700 per kg. Sementara itu, harga minyak goreng curah di harga Rp 20.700 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp 23.550 per liter.
Data yang sama pada Rabu pagi, 24 Juni 2026 juga mencatat bahwa harga cabai rawit merah mencapai Rp 71.600 per kg, sedangkan harga telur ayam ras Rp 29.800 per kg. Kemudian, harga bawang merah di harga Rp 52.250 per kg, dan harga bawang putih Rp 44.150 per kg.
Selanjutnya harga beras kualitas bawah I di harga Rp 14.650 per kg, dan beras kualitas bawah II di harga Rp 14.500 per kg. Sementara harga beras kualitas medium I Rp 16.300 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp 16.100 per kg. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp 17.600 per kg, dan harga beras kualitas super II Rp 17.050 per kg.
Di sisi lain, harga daging ayam ras segar Rp 36.950 per kg, harga daging sapi kualitas I Rp 149.850 per kg, dan harga daging sapi kualitas II di harga Rp 140.950 per kg. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat di level Rp 20.300 per kg, dan harga gula pasir lokal sebesar Rp 19.200 per kg.
Kesimpulan, harga minyak dunia yang terus menurun dan harga sembako yang fluktuatif dapat berdampak pada perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan yang ketat terhadap harga-harga tersebut untuk menjaga kestabilan perekonomian dan menghindari inflasi yang tidak terkendali.
