PT Barito Pacific Tbk dan Saham HSC: Apa yang Terjadi di Bursa Efek Indonesia?

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Juli 2026 | Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menambahkan 37 saham ke daftar High Shareholding Concentration (HSC), membuat total saham HSC menjadi 51. Penambahan ini dilakukan setelah BEI merevisi metodologi saham dengan konsentrasi kepemilikan tertinggi atau HSC. Dalam daftar terbaru, BEI menambahkan kriteria baru, yakni price impact ratio untuk saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) termasuk dalam daftar HSC terbaru. Saham BRPT dimiliki oleh konglomerat besar, seperti Grup Barito yang merupakan kerajaan bisnis milik Prajogo Pangestu. Selain BRPT, ada beberapa saham lain yang juga termasuk dalam daftar HSC, seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Baca juga:

BEI akan melakukan penyaringan terhadap saham-saham yang memiliki price impact ratio tinggi untuk mengidentifikasi potensi high shareholding concentration (HSC). Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa bursa akan melakukan evaluasi berdasarkan price impact ratio secara berkala setiap tiga bulan terhadap seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun.

Sementara itu, investor asing melakukan jual bersih senilai Rp501,41 miliar di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan sesi pertama, 14 Juli 2026. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing dengan volume 103,19 juta saham.

Baca juga:

Rekomendasi saham hari ini termasuk saham BRPT, PT Chandra Asri Pasifik Tbk (TPIA), BUMI, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik kembali jika menembus 6.050 dengan target di 6.150 short term.

Kesimpulan, penambahan saham ke daftar HSC dan evaluasi berdasarkan price impact ratio oleh BEI dapat membantu meningkatkan transparansi dan pengawasan terhadap saham-saham yang memiliki konsentrasi kepemilikan tertinggi. Sementara itu, investor asing masih melakukan jual bersih di Bursa Efek Indonesia, namun rekomendasi saham hari ini menunjukkan potensi kenaikan IHSG.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *