PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 April 2026 | Lucas, mantan anggota NCT U, WayV, dan SuperM, resmi mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan SM Entertainment pada 24 April 2026. Keputusan ini menimbulkan reaksi beragam, namun banyak penggemar tampak tidak terkejut. Tiga faktor utama menjelaskan mengapa perpisahan tersebut terasa wajar bagi fans.
Pertama, kontrak yang telah berakhir menjadi dasar logis. SM Entertainment mengumumkan bahwa hubungan kerja dengan Lucas selesai setelah jangka waktu yang disepakati. Pernyataan resmi agensi menegaskan komitmen untuk terus mendukung karier artis setelah pemutusan ikatan, sekaligus mengajak fans memberikan dukungan. Hal ini mempertegas bahwa pemutusan bukan karena konflik mendadak, melainkan hasil dari kesepakatan yang terstruktur.
Kedua, bayang‑bayang skandal yang pernah melanda Lucas pada Agustus 2021 masih menjadi titik sensitif. Seorang perempuan mengaku menjadi mantan kekasihnya dan menuduh gaslighting, yang kemudian memicu sorotan media dan netizen. Meskipun kasus tersebut tidak pernah berujung pada proses hukum, reputasi Lucas sempat tergores dan menimbulkan spekulasi tentang masa depannya di industri K‑Pop. Bagi sebagian fans, keputusan meninggalkan agensi besar seperti SM dianggap sebagai langkah strategis untuk mengurangi tekanan dan memulai lembaran baru tanpa beban skandal lama.
Ketiga, perubahan arah karier menjadi alasan kuat lainnya. Setelah debut pada 2018 dengan lagu “BOSS” bersama NCT U, Lucas beralih ke grup internasional WayV dan proyek supergroup SuperM. Selama beberapa tahun, ia membangun basis penggemar global, namun keinginan untuk mengejar proyek solo atau kolaborasi di luar jaringan SM semakin menguat. Pengumuman resmi menyebutkan bahwa SM akan terus mendukung upaya Lucas memulai babak baru, menandakan adanya ruang kreatif yang lebih luas di luar label.
Berikut rangkuman tiga alasan utama mengapa fans tidak terkejut dengan keputusan Lucas keluar SM Entertainment:
- Kontrak resmi berakhir: Kesepakatan eksklusif selesai pada April 2026, menjadikan perpisahan bersifat administratif.
- Skandal masa lalu: Kontroversi 2021 meninggalkan jejak, mendorong pencarian lingkungan yang lebih mendukung.
- Fokus pada karier solo: Keinginan mengeksplorasi musik dan aktivitas di luar SM menjadi motivasi utama.
Reaksi publik pun mencerminkan pemahaman akan ketiga faktor tersebut. Sebagian besar komentar di media sosial menyoroti pentingnya kebebasan artis untuk menentukan arah kariernya setelah kontrak selesai. Di sisi lain, SM Entertainment tetap menegaskan komitmen mendukung Lucas, mengindikasikan hubungan baik meski tidak lagi berada di bawah manajemen mereka.
Keputusan ini juga memberi sinyal bagi industri K‑Pop bahwa kontrak jangka panjang tidak selalu menjadi satu‑satunya jalur sukses. Artis yang ingin mengembangkan identitas pribadi dapat mempertimbangkan opsi keluar dari label besar, asalkan didukung oleh basis penggemar yang solid.
Secara keseluruhan, kombinasi akhir kontrak, latar belakang skandal, dan ambisi solo menjadi landasan kuat mengapa fans tak lagi terkejut melihat Lucas keluar SM Entertainment. Peristiwa ini sekaligus membuka peluang bagi artis lain yang berada dalam situasi serupa untuk menilai kembali pilihan karier mereka.
