PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 April 2026 | Jakarta – Ibunda almarhum artis Julia Perez, Sri Wulansih, kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah video yang memperlihatkan dirinya menangis sambil memohon bantuan kepada Raffi Ahmad. Permintaan tersebut menyasar apartemen yang menjadi warisan putrinya, yang sejak kematian Jupe pada 2017 masih kosong dan menimbulkan beban biaya iuran pengelolaan lingkungan (IPL) yang tinggi.
Video yang diunggah pada awal pekan ini dengan cepat menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi singkat, Sri Wulansih terlihat terisak, menjelaskan bahwa ia tidak memiliki pemasukan tetap untuk menutupi biaya bulanan apartemen yang selama delapan tahun tak terpakai. Ia menutup video dengan harapan agar Raffi Ahmad dapat membantu membeli atau setidaknya menyingkirkan beban tersebut.
Respons tidak memakan waktu lama. Tim yang mewakili Raffi Ahmad, dipimpin oleh Haikal, langsung menghubungi Sri Wulansih dan menjemputnya ke kawasan Harjamukti, Cibubur, pada hari Jumat, 17 April 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di sebuah kedai kopi setempat, di mana pihak tim menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil untuk menindaklanjuti permintaan bantuan.
“Alhamdulillah, pertemuan kemarin sama timnya Raffi Ahmad itu responsnya baik, cepat,” ujar Sri Wulansih dengan mata berkaca-kaca. “Mama juga nggak nyangka kalau Raffi Ahmad mau kirim timnya secepat itu. Alhamdulillah, Mama terima kasih banyak.” Ia menambahkan bahwa tim tersebut menyampaikan bahwa Raffi Ahmad akan membantu, baik secara finansial maupun dengan mencari pembeli potensial bagi apartemen.
Apartemen yang dimaksud berlokasi di sebuah kompleks kelas menengah atas di Jakarta Selatan. Selama delapan tahun sejak Jupe meninggal, unit tersebut belum pernah dihuni karena belum siap huni dan belum ada penyewa yang tertarik. Selain itu, biaya IPL yang harus dibayar setiap bulan menjadi beban berat bagi Sri, mengingat ia tidak memiliki penghasilan tetap setelah kehilangan putrinya.
Sri Wulansih menjelaskan alasan memilih Raffi Ahmad sebagai sosok yang dapat diandalkan. “Dulu waktu di rumah sakit, almarhum selalu menyebutkan nama Raffi sebagai orang yang bisa diandalkan kalau ada apa‑apa. Jadi Mama pikir, menghubungi dia adalah cara yang paling tepat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa niat utama adalah mengurangi beban keuangan, bukan sekadar mencari popularitas.
Tim Raffi Ahmad menyatakan bahwa mereka sedang menyiapkan rencana konkret. Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pembelian langsung apartemen oleh Raffi Ahmad atau perantaraannya dengan investor yang tertarik. Selain itu, tim juga berjanji membantu mengurus administrasi dan menegosiasikan pengurangan iuran dengan manajemen apartemen.
Reaksi netizen pun mengalir deras. Banyak pengguna media sosial memuji kecepatan dan kepedulian Raffi Ahmad, menilai tindakan tersebut sebagai contoh positif bagi publik figur. Beberapa komentar menyoroti pentingnya solidaritas dalam menghadapi kesulitan ekonomi, sementara yang lain menyebutkan bahwa aksi ini dapat memperbaiki citra Raffi setelah beberapa kontroversi sebelumnya.
Kesimpulannya, permohonan bantuan Sri Wulansih telah menemukan jawaban yang cepat dan hangat dari Raffi Ahmad. Langkah konkret yang dijanjikan tidak hanya menyentuh sisi emosional keluarga almarhum, tetapi juga menegaskan peran selebriti dalam memberi dampak sosial. Dengan dukungan yang terus mengalir, diharapkan apartemen Jupe dapat segera menemukan pemilik baru atau setidaknya terbebas dari beban biaya yang selama ini menjerat ibunya.
