Kasus Video Asusila Pelajar di Banyuwangi: Polisi Buru Penyebar, Keluarga Berdamai

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Agustus 2026 | Kasus video asusila pelajar di Banyuwangi kembali mencuri perhatian. Setelah menetapkan pemeran pria di video asusila pelajar sebagai tersangka, Satreskrim Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, kini memburu penyebarnya. Hal ini beralasan karena video asusila itu menyebar masif di media sosial.

Polisi telah memeriksa sekitar lima saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan petunjuk untuk mendalami kasus tersebut. Penyidik juga mendalami asal-usul penyebaran video bermuatan asusila yang kemudian viral di masyarakat.

Baca juga:

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Banyuwangi telah menetapkan MS (17), pria pemeran video asusila pelajar, sebagai tersangka. Bukan hanya menjadi tersangka, MS yang masih tercatat sebagai pelajar tingkat SMA juga ditahan. Penetapan tersangka terhadap MS dilakukan sejak Sabtu (1/8/2026), setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban atau pemeran wanita pada 20 Juli 2026.

Keluarga dua anak dalam kasus video asusila di Banyuwangi sepakat berdamai. Perdamaian dicapai melalui pertemuan keluarga pada 3 Agustus 2026. Keluarga perempuan mengajukan pencabutan laporan polisi setelah tercapai kesepakatan. Kedua keluarga memilih fokus pada perlindungan dan masa depan anak.

Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait dampak pencabutan laporan terhadap proses hukum. Dalam pertemuan tersebut, kedua keluarga menyepakati penyelesaian perkara secara damai. Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Baca juga:

Menurut keluarga, keputusan tersebut diambil karena ingin memprioritaskan kepentingan terbaik bagi anak serta memberikan kesempatan bagi keduanya untuk menata masa depan. Keluarga pihak perempuan juga disebut telah mengajukan surat pencabutan laporan polisi terhadap pihak laki-laki.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa pencabutan dilakukan setelah kedua keluarga mencapai kesepakatan damai. Kedua keluarga menyatakan keinginan untuk fokus menata masa depan anak. Keputusan damai itu mempertimbangkan masa depan kedua pemeran yang usianya masih di bawah umur.

Kasus video asusila pelajar di Banyuwangi menjadi perhatian publik. Video berdurasi singkat yang diduga menjadi sumber suara tersebut, beredar luas melalui grup-grup WhatsApp. Dugaan keterlibatan pelajar di bawah umur membuat kasus ini memicu keprihatinan masyarakat.

Baca juga:

Keluarga kedua pemeran video asusila asal Kabupaten Banyuwangi yang viral dalam beberapa hari terakhir, sepakat berdamai. Kedua keluarga menyatakan keinginan untuk fokus menata masa depan anak. Keluarga pihak perempuan juga disebut telah mengajukan surat pencabutan laporan polisi terhadap pihak laki-laki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *