PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Juni 2026 | Mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina alias Erin, Nur, mengalami tekanan psikologis hingga memutuskan melarikan diri dari rumah majikannya dengan cara melompati pagar rumah yang tinggi.
Menurut kuasa hukum Nur, Basuki, keputusan Nur melarikan diri disebabkan karena dirinya tidak mendapatkan izin untuk berhenti bekerja meski sudah menyampaikan kondisi orang tuanya yang sedang sakit di kampung halaman.
Nur kini menuntut pengembalian barang-barang pribadinya yang disebut masih ditahan oleh pihak majikan. Basuki mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan somasi kepada pihak yang dianggap bertanggung jawab atas persoalan tersebut.
Basuki mengungkapkan bahwa somasi tersebut ditujukan kepada Erin selaku pihak yang mempekerjakan Nur sebagai ART. Sejumlah barang milik Nur hingga kini belum dikembalikan, di antaranya handphone, KTP, ATM, dompet, dan pakaian pribadi.
Nur mengalami tekanan psikologis selama bekerja dan kini mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Basuki mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak Nur dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak majikan.
Nur telah menjalani pemeriksaan psikologis dan hasilnya menunjukkan bahwa dirinya mengalami trauma berat hingga dada sesak dan mual. Basuki mengatakan bahwa pihaknya akan membawa bukti pendukung mengenai kondisi kesehatan mental Nur dalam pemeriksaan mendalam yang dijadwalkan ulang oleh pihak kepolisian pada pekan depan.
Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa perlakuan majikan terhadap asisten rumah tangga haruslah adil dan manusiawi. Majikan harus memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan mental asisten rumah tangga, serta memberikan hak-hak yang layak bagi mereka.
