Pengacara Don Ritto Dalam Kasus Korupsi ASABRI: Uang Disita untuk Bangun Dermaga

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Juli 2026 | Pengacara Don Ritto, Handika Honggowongso, mengaku bahwa uang yang disita polisi dari kafe de'Clan dan Koin Money Changer milik Don Ritto merupakan uang kerja sama membangun dermaga di Kalimantan Timur.

Handika menegaskan bahwa Don Ritto pasif dalam kasus dugaan pemerasan saksi dan tersangka kasus korupsi PT ASABRI yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Baca juga:

Don Ritto diduga kuat berperan sebagai nominee atau pihak yang digunakan untuk menyamarkan aset dalam kasus korupsi ASABRI.

Polisi menyita uang sekitar Rp60 miliar dari kafe de'Clan dan Rp7,2 miliar dari Koin Money Changer milik Don Ritto saat penggeledahan di Cipete, Jakarta Selatan.

Handika menjelaskan bahwa uang yang disita merupakan hasil kerja sama bisnis pembangunan dermaga di Kalimantan Timur antara Don Ritto dan seorang pengusaha asal Kalimantan.

Sementara itu, Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) mendesak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar agar menolak gugatan perdata empat media yang digugat oleh Togar Situmorang.

Gugatan tersebut dilayangkan pada 12 Juni 2026 terkait pemberitaan penetapan tersangka Togar Situmorang yang diduga melakukan penggelapan dana sebesar Rp 1,8 miliar.

Baca juga:

Anggota SJB sekaligus Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Emanuel Dewata Oja menuturkan bahwa permasalahan terkait produk jurnalistik seharusnya diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers.

Ia melihat gugatan tersebut salah alamat dan dapat menjadi preseden buruk dan mengancam bagi kemerdekaan pers.

Ketua AJI Denpasar, Ni Kadek Novi Febriani, meminta majelis hakim dalam putusan sela dapat membatalkan gugatan ini karena sudah ditangani oleh Dewan Pers.

Dalam kasus korupsi ASABRI, Febrie Adriansyah dan Don Ritto ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor).

Penetapan tersangka itu tak lama setelah Febrie mengundurkan diri dari Jampidsus.

Baca juga:

Febrie dijadikan tersangka terkait tiga kasus dugaan korupsi, yakni batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel (KS).

Komisi III DPR memastikan memberikan atensi terhadap proses hukum terkait kasus korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan kasus yang santer menyeret aparat penegak hukum (APH) itu berkaitan dengan oknum alih-alih institusi.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa pengacara Don Ritto mengaku bahwa uang yang disita polisi merupakan uang kerja sama membangun dermaga di Kalimantan Timur, dan Don Ritto pasif dalam kasus dugaan pemerasan saksi dan tersangka kasus korupsi PT ASABRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *