Prajurit TNI Dijaga di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kasus Korupsi dan TPPU Mulai Terkuak

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Juli 2026 | Suasana di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Jalan Radio I, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak lengang setelah Polri resmi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tidak terlihat aktivitas mencolok di rumah pribadi Febrie Adriansyah. Gerbang rumah dalam kondisi tertutup dan suasana di sekitar kediaman tampak tenang tanpa lalu lalang tamu maupun kendaraan yang keluar masuk.

Baca juga:

Sebelumnya, pada Rabu (8/7/2026), sejumlah prajurit TNI sempat berjaga di kediaman Febrie Adriansyah setelah tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi terkait penyidikan tiga perkara dugaan korupsi.

Polri telah menetapkan Febrie Adriansyah atau FA dan seorang tersangka lain berinisial DR dalam perkara dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan pencucian uang yang berkaitan dengan batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Kortastipidkor Polri menjelaskan, perkara tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Sementara itu, Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) memberikan penghargaan kepada prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Papua Nugini (PNG) Mobile Yonif 10 Marinir atas capaian mereka selama menjalankan Operasi Badai Kasuari di Papua.

Penghargaan diserahkan langsung Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi dalam upacara di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Baca juga:

Di lain pihak, terdapat kisah menarik tentang band pertama di Pacitan yang pernah menggawangi seorang yang bernama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai penggawanya.

Keempat remaja berusia belasan tahun itu adalah teman sepermainan yang tinggal di Kecamatan Pacitan. Mereka adalah Sutopo, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Darmanto, dan Suhardjito.

Mereka kerap nge-band dengan instrumen seadanya. Awal-awal belajar memainkan gitar, kemudian satu kelompok, termasuk SBY, sering ke rumah Sutopo untuk belajar gitar.

Ya, satu-satunya jenis alat musik yang saat itu ada di rumah Sutopo hanyalah gitar. Keempat pemuda saling mengasah keahlian memainkan alat musik petik tersebut.

Baca juga:

Momen peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun 1967 menjadi ajang bagi mereka unjuk kebolehan. Kali pertama tampil di depan penonton, mereka mengusung nama ‘Gaya Taruna’ untuk band yang baru mereka bentuk.

Tak disangka ‘debute’ mereka di panggung mendapat sambutan meriah dari penonton. Alunan lagu-lagu karya Koes Bersaudara yang mereka sajikan mampu mengundang riuh tepuk tangan.

Kesimpulan, kasus korupsi dan TPPU yang menimpa Febrie Adriansyah mulai terkuak. Sementara itu, prajurit TNI yang berjaga di rumahnya telah tidak terlihat lagi. Di lain pihak, kisah band pertama di Pacitan yang pernah menggawangi SBY sebagai penggawanya menjadi menarik untuk disimak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *