Skandal Bea Cukai: Raffi Ahmad Dicatut dalam Kasus Suap Impor

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Juni 2026 | Baru-baru ini, nama Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, muncul dalam penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Raffi Ahmad diduga terlibat dalam kasus ini karena sempat menitipkan barang ke Indonesia melalui PT Blueray Cargo, yang diduga menjadi pihak penyuap pejabat Bea Cukai.

Menurut Plt Direktur Penyidikan KPK, Taufik Ahmad Husein, Raffi Ahmad menitipkan dua unit barang elektronik, yang kemudian muncul dalam persidangan. Namun, Taufik menjelaskan bahwa penyidik belum menemukan adanya keterkaitan Raffi Ahmad dengan pokok perkaranya.

Baca juga:

Raffi Ahmad sendiri telah membantah terlibat dalam kasus suap impor PT Blueray Cargo. Ia menjelaskan bahwa keberadaannya di depan gerai Blueray Cargo di New York pada Oktober 2024, murni untuk memenuhi ajakan foto bersama. Raffi Ahmad juga menegaskan tidak pernah melakukan transaksi, apalagi memesan barang melalui jasa pengiriman tersebut.

Kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, mengatakan bahwa tuduhan kepada kliennya merupakan fitnah yang tidak berdasar. Hotman membeberkan sejumlah bukti yang menunjukkan tidak ada keterlibatan Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi kargo ilegal Ditjen Bea dan Cukai.

Baca juga:

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat total penerimaan sebesar Rp100,6 triliun hingga April 2026, dengan kontribusi mencapai 29,9 persen terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penerimaan bea masuk tercatat sebesar Rp16,4 triliun atau tumbuh 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kasus ini, pihak pemberi suap sedang menjalani sidang. Termasuk salah satunya pemilik PT Blueray, John Field, yang didakwa menyuap pejabat Ditjen Bea Cukai sebesar Rp 61 miliar. Suap diberikan agar barang impor milik perusahaannya bisa lolos dari pengawasan kepabeanan.

Baca juga:

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa Raffi Ahmad telah membantah terlibat dalam kasus suap impor PT Blueray Cargo. Ia menjelaskan bahwa keberadaannya di depan gerai Blueray Cargo di New York, murni untuk memenuhi ajakan foto bersama. Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *