Wakapolri Sambut Baik Keputusan Irjen Susilo Teguh Raharjo Bergabung dengan UBISA

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Agustus 2026 | Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyambut baik keputusan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo untuk bergabung dengan Universitas Bima Sakapenta (UBISA) sebagai dosen. Menurut Dedi, kehadiran Susilo di UBISA bukan hanya menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi.

Susilo yang menjabat sebagai Kasatgas Pembentukan Pusat Studi Kepolisian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Latihan (STIK-PTIK Lemdiklat) Polri, telah menjadi salah satu motor penggerak dalam membangun jejaring akademik Polri. Hingga saat ini, pembentukan Pusat Studi Kepolisian telah didorong di 79 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga:

Dari jumlah tersebut, 40 Pusat Studi Kepolisian telah beroperasi, lima masih dalam tahap penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 34 lainnya sedang dalam proses pembentukan serta penjajakan kerja sama. Dedi berharap perguruan tinggi menjadi mitra strategis Polri dalam mengembangkan evidence-based policing dan menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks di era digital.

Menurut Dedi, Pusat Studi Kepolisian adalah ‘ruang pertemuan’ antara pengalaman praktis kepolisian dengan kekuatan akademis di kampus. Dengan demikian, diharapkan lahir riset, inovasi, dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat menjawab persoalan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Baca juga:

Sementara itu, Susilo Teguh Raharjo mengatakan keputusannya bergabung dengan UBISA dilandasi semangat untuk ikut mendukung perguruan tinggi yang sedang tumbuh dan berkembang. Dengan bergabungnya Susilo di UBISA, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Polri dan dunia pendidikan tinggi serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian yang terus dibangun bersama perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat ekosistem police science yang semakin terbuka dan kolaboratif. Dengan demikian, Polri dapat semakin dekat dengan ilmu pengetahuan dan masyarakat, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan efektif.

Baca juga:

Kesimpulan dari keputusan Susilo Teguh Raharjo bergabung dengan UBISA adalah upaya memperkuat kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi, serta memperluas jejaring Pusat Studi Kepolisian. Dengan demikian, diharapkan dapat memperkuat ekosistem police science dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *