PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Agustus 2026 | Krisis kekurangan guru di Indonesia telah menjadi isu yang serius dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Menurut Prof. Cecep Darmawan, pakar pendidikan, pengangkatan guru aparatur sipil negara (ASN) menjadi langkah utama untuk menjaga layanan pendidikan tetap berjalan.
Di Jawa Barat, kekurangan guru telah mencapai titik kritis, dengan kebutuhan tenaga pendidik sekitar 6.000 orang. Hal ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
Cecep menegaskan bahwa persoalan kekurangan guru tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, karena kewenangan pengangkatan ASN berada di pemerintah pusat. Ia menilai pemerintah pusat perlu segera mengambil kebijakan agar kekurangan guru tidak menghambat proses belajar mengajar di sekolah.
Sementara itu, UNIQLO, perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, telah menghadirkan program ‘Satu untuk Seribu’ untuk mendukung guru honorer di Indonesia. Program ini akan memberikan dukungan bagi 1.000 guru honorer di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Di sisi lain, para honorer di Lombok Barat masih menghadapi ketidakpastian nasib mereka, karena belum ada solusi konkret dari pemerintah. Mereka berharap ada jawaban pasti dari pemerintah tentang kelanjutan nasib mereka.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi NTB juga menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan guru di Sekolah Luar Biasa (SLB). Kekurangan guru di SLB telah menjadi pekerjaan rumah bagi Disdikpora, karena pemerintah pusat tidak lagi memperbolehkan daerah mengangkat guru honorer.
Untuk mengatasi krisis guru honorer, diperlukan solusi yang konkret dan efektif. Pemerintah perlu segera mengambil kebijakan untuk meningkatkan ketersediaan guru, baik melalui pengangkatan ASN maupun melalui program pendidikan dan pelatihan guru. Dengan demikian, krisis guru honorer di Indonesia dapat diatasi dan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan.
