UNJ Giatkan UTBK 2026, Buka Jalur Rapor, dan Perkuat Kolaborasi Nasional di Tengah Kompetisi Pendidikan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 April 2026 | Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menegaskan peran strategisnya dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia dengan menjadi tuan rumah resmi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026. Sebanyak 35.191 calon mahasiswa akan mengikuti ujian di Pusat UTBK UNJ, menjadikan kampus ini salah satu titik krusial dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Persiapan intensif dimulai dengan Lokakarya Koordinasi Persiapan UTBK‑SNBT 2026 yang digelar pada 14 April 2026 di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta Timur. Lokakarya tersebut mempertemukan perwakilan PLN, PT Telkom, kepolisian, serta perwakilan sekolah mitra. Hasil rapat menghasilkan tiga himbauan utama bagi peserta:

Baca juga:
  1. Cek Lokasi Ujian H‑1: Calon peserta disarankan melakukan survei lokasi satu hari sebelum ujian untuk menghindari kebingungan pada hari‑H.
  2. Gunakan Sistem Drop Off: Area parkir khusus tidak disediakan; peserta hanya boleh diantar ke titik drop‑off yang telah ditentukan.
  3. Utamakan Angkutan Umum: Mengingat keterbatasan lahan parkir, penggunaan Transjakarta, MRT, LRT, atau layanan ojek‑taksi online sangat dianjurkan.

Jadwal pelaksanaan UTBK di UNJ direncanakan berlangsung dalam satu gelombang selama sepuluh hari, dari 21 hingga 30 April 2026, dengan tambahan satu hari khusus pada 2 Mei 2026 untuk lokasi di lingkungan kampus. Setiap hari ujian dibagi menjadi dua sesi, pagi dan siang. Selain kampus utama, UNJ bekerja sama dengan enam SMK mitra—SMKN 1, 10, 40, 44, 48, dan 50 Jakarta—sebagai alternatif tempat tes.

Segi infrastruktur juga dijaga ketat. PLN menjamin pasokan listrik cadangan serta penempatan petugas penghubung di setiap titik, sementara PT Telkom memastikan stabilitas jaringan internet selama ujian. Keamanan diatur oleh petugas keamanan yang berkoordinasi dengan sekretariat panitia, menjamin kelancaran dan ketertiban seluruh proses.

Koordinator Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pusat UTBK UNJ, Fatah Nurdin, menegaskan empat tujuan utama Monev: menjaga kredibilitas pelaksanaan sesuai prosedur operasional baku (POB), memastikan standar mutu, mengembangkan sistem seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mendeteksi kecurangan sejak dini. Ketua Panitia, Agung Premono, menambahkan bahwa meski kebijakan utama ditetapkan secara nasional oleh SNPMB, UNJ memiliki wewenang mengatur teknis lapangan selagi tidak bertentangan dengan aturan pusat.

Baca juga:

Di samping menjadi pusat UTBK, UNJ juga meluncurkan jalur penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Rapor 2026. Jalur ini ditujukan bagi peserta yang termasuk kategori eligible namun belum lolos melalui SNBP. Pendaftaran dibuka secara online pada 16 April hingga 31 Mei 2026 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi (S‑1 atau D‑4) dan proses seleksi hanya mempertimbangkan nilai rapor serta prestasi akademik, tanpa memperhitungkan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Syarat utama meliputi: warga negara Indonesia, lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum diterima SNBP atau SNBT, serta tidak melakukan daftar ulang di UTBK‑SNBT 2026 setelah diterima melalui jalur rapor. Jadwal penting meliputi pengumuman pada 10 Juni, verifikasi rapor luring pada 20 Juni, dan pengumuman hasil verifikasi pada 23 Juni 2026.

Data tahun 2025 menunjukkan program studi paling diminati melalui jalur rapor UNJ, antara lain Psikologi (961 peminat), Akuntansi (774 peminat), Manajemen (526 peminat), Bisnis Digital (510 peminat), dan Ilmu Komunikasi (D‑4) (490 peminat). Popularitas ini mencerminkan kebutuhan pasar kerja dan minat mahasiswa pada bidang sosial‑humaniora serta teknologi.

Baca juga:

Kolaborasi UNJ tidak terbatas pada penyelenggaraan ujian dan penerimaan mahasiswa. Pada 17 April 2026, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung menggelar Seminar Nasional dan Rapat Kerja Tahunan Badan Kerja Sama (BKS) PTN Barat, di mana UNJ turut serta sebagai salah satu mitra strategis. Dalam acara tersebut, perwakilan UNJ menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) bersama sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Andalas, dan UPN Veteran Jakarta. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat jaringan akademik, pertukaran riset, serta program bersama di bidang ilmu sosial di wilayah Sumatera dan Jawa.

Dengan serangkaian inisiatif—menjadi pusat UTBK, membuka jalur rapor yang inklusif, dan memperluas kolaborasi lintas perguruan tinggi—UNJ menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional. Upaya terpadu ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses mahasiswa baru, tetapi juga menegakkan standar integritas dan inovasi dalam proses seleksi serta pengembangan akademik ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *