PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Juni 2026 | Idul Adha, atau Hari Raya Kurban, merupakan salah satu perayaan terbesar dalam Islam. Perayaan ini dirayakan setiap tanggal 10 Dzul Hijjah dan bertepatan dengan puncak ibadah haji di Mekah, yakni wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzul Hijjah dan penyembelihan hewan kurban pada tanggal 10 Dzul Hijjah.
Idul Adha memiliki dua dimensi ibadah yang sangat agung: ibadah haji sebagai rukun Islam kelima, dan ibadah kurban sebagai wujud ketaatan serta kedermawanan seorang Muslim. Khutbah Jumat yang bertepatan dengan musim haji dan Idul Adha memiliki posisi yang sangat strategis.
Bagi jutaan umat Islam di seluruh Indonesia yang tidak berangkat ke Tanah Suci, khutbah Jumat menjadi jendela spiritual untuk memahami makna Idul Adha secara mendalam — mulai dari hikmah pengorbanan Nabi Ibrahim, keutamaan ibadah kurban, hingga pelajaran tauhid yang terkandung dalam manasik haji.
Seorang khatib yang menyampaikan khutbah dengan materi yang tepat akan mampu menghidupkan semangat keislaman jamaah. Khutbah Jumat tanggal 5 Juni 2026 tentang Idul Adha tentunya masih relevan untuk disampaikan.
Alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin, wash shalaatu was salaamu ‘alaa Rasulillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa man tabi’ahuu bi ihsaanin ilaa yaumid diin. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti beliau dengan baik hingga Hari Kiamat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benar takwa. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 102: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim”.
Idul Adha juga menjadi momentum untuk mempereratkan silaturahmi dan berbagi dengan sesama. Momentum ini dapat dimanfaatkan dengan menghadiri shalat Idul Adha bersama keluarga dan kerabat, serta berbagi daging kurban kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam memperingati Idul Adha, kita juga perlu memahami makna dan hikmah di balik ibadah kurban. Ibadah kurban merupakan wujud ketaatan dan kedermawanan seorang Muslim, serta menjadi sarana untuk mempereratkan hubungan dengan Allah dan sesama.
Dengan demikian, Idul Adha bukan hanya sekedar perayaan, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat iman, mempereratkan silaturahmi, dan berbagi dengan sesama. Marilah kita memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kita dapat menjadi umat yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah.
