PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Jakarta, 17 April 2026 – Influencer muda yang dikenal dengan nama Dinan Nurfajrina Salmanan atau lebih populer sebagai Dinan Fajrina kembali menjadi sorotan publik setelah ia mengeluarkan pernyataan tegas menolak rumor bahwa usaha hijab miliknya, Nathelabel, didanai oleh suami yang tengah menjalani proses hukum, Doni Salmanan.
Dinan, yang memulai karier sebagai content creator pada awal 2020-an, mengklaim bahwa brand hijab yang ia rintis pada tahun 2019 berawal dari modal pribadi sebesar sekitar Rp 50 juta yang didapatkan melalui kerja sama endorsement. Ia menegaskan bahwa seluruh modal tersebut bersumber dari penghasilannya sendiri selama empat tahun terakhir, tanpa menyentuh aset atau dana suaminya.
Berikut rangkaian fakta yang Dinan sampaikan dalam unggahan Instagram resmi akun @dinanfajrina:
- Nathelabel didirikan pada 2019 dengan modal awal Rp 50 juta yang berasal dari pendapatan endorsment.
- Seluruh proses pendaftaran perusahaan telah dilakukan secara legal, sehingga data keuangan dapat dipertanggungjawabkan.
- Aset suami, Doni Salmanan, yang meliputi properti dan hasil pendapatan YouTube serta endorsement selama 2018‑2022, telah disita oleh negara setelah putusan pengadilan pada tahun 2022.
- Doni sedang menjalani masa tahanan dan wajib melapor ke otoritas hukum hingga empat tahun ke depan.
Dinam menegaskan bahwa sejak 2022 ia dan suami harus memulai kembali dari nol karena seluruh harta keluarga telah disita. “Saya sudah selama empat tahun tinggal bersama orang tua di kota asal, karena semua aset suami disita negara. Tolong jangan dipelintir fakta tanpa data yang jelas,” tulisnya, menambah bahwa ia terus berupaya menata kembali kehidupan mereka.
Kasus yang melibatkan Doni Salmanan bermula dari dugaan keterlibatan dalam skema binary option yang menjerat ribuan korban. Pada tahun 2022, pengadilan memutuskan penyitaan semua aset yang dimiliki Doni, termasuk pendapatan digitalnya. Proses banding hingga kasasi berakhir pada tahun 2025 dengan keputusan yang memperpanjang masa tahanan Doni serta menegaskan penyitaan total aset.
Meski berada dalam situasi yang penuh tekanan, Dinan tetap konsisten mengembangkan brand hijab Nathelabel. Produk-produk Nathelabel menonjolkan variasi warna yang beragam, dan Dinan sering memamerkan kombinasi warna dalam konten visualnya, yang kemudian menarik minat konsumen muda. Brand ini kini terdaftar secara resmi, memungkinkan akses data keuangan yang transparan.
Berikut garis waktu singkat perkembangan Dinan dan Nathelabel:
- Desember 2021 – Dinan menikah dengan Doni Salmanan.
- 2019 – Peluncuran Nathelabel dengan modal Rp 50 juta.
- 2022 – Penyitaan seluruh aset keluarga setelah putusan pertama.
- 2023‑2025 – Proses banding dan kasasi terkait kasus binary option.
- April 2026 – Dinan mengklarifikasi tuduhan penggunaan dana suami untuk bisnis hijab.
Dalam upayanya menegakkan transparansi, Dinan mengunggah dokumen resmi yang menunjukkan status legal perusahaan serta bukti penyitaan aset suaminya. Ia juga meminta publik untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak berdasar, sekaligus memohon doa agar keluarga dapat melangkah maju dan menjadi lebih baik.
Terlepas dari kontroversi, Nathelabel tetap melanjutkan produksi hijab dengan standar kualitas tinggi. Dinan menekankan bahwa semua bahan baku dipilih secara cermat, dan proses produksi dilakukan di dalam negeri, mendukung industri tekstil lokal.
Secara keseluruhan, Dinan Fajrina berusaha menegaskan bahwa keberhasilan Nathelabel adalah buah kerja keras pribadi, bukan hasil aliran dana suami yang kini berada di bawah pengawasan negara. Ia berharap publik dapat menilai situasi secara objektif, tanpa memperkeruh dengan spekulasi yang tak berdasar.
