Antasyafi Robby Pecahkan Telur Medali Indonesia di Asian Beach Games 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 April 2026 | Di Tianya Haijiao Venue Cluster, Sanya, Tiongkok, atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil mengukir sejarah dengan meraih medali perak pada nomor men’s speed. Keberhasilan ini menjadi medali pertama bagi kontingen Merah Putih di Asian Beach Games 2026, menandai terobosan penting dalam cabang sport climbing di kancah internasional.

Pertandingan dimulai pada fase kualifikasi pagi hari, di mana Robby mencatatkan waktu 4,94 detik dan menempati peringkat ketujuh. Meskipun ia mengaku kurang puas karena tiga kali miss dari empat percobaan, hasil tersebut cukup untuk meloloskan dirinya ke babak 16 besar.

Baca juga:

Berikut rangkaian pertandingan yang dilalui Antasyafi Robby:

  • Babak 16 Besar: Menghadapi Shuto Fujino dari Jepang, Robby unggul tipis dengan catatan 4,89 detik.
  • Perempat Final: Bertarung melawan Ryo Omasa (Jepang) dan mencatat waktu 4,98 detik untuk melaju ke semifinal.
  • Semi Final: Menghadapi Rishat Khaibulin (Kazakhstan) dengan waktu impresif 4,81 detik, memastikan tempat di final.
  • Final: Menghadapi Zhao Yicheng, perwakilan tuan rumah China. Robby mengalami false start, yang mengakibatkan Zhao meraih emas sementara Robby harus puas dengan perak.

Setelah pertandingan, Robby menyampaikan rasa syukurnya dalam pernyataan resmi NOC Indonesia. Ia mengakui performa kualifikasi yang kurang memuaskan, namun menegaskan kepercayaan dirinya untuk bangkit di fase gugur. “Sebenarnya performa saya dari kualifikasi kurang memuaskan karena dari empat percobaan saya miss tiga kali. Saya yakin bisa balas di final dan alhamdulillah bisa dapat silver,” ucapnya.

Baca juga:

Chef de Mission Tim Indonesia, Krisna Bayu, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi Robby. Ia menilai pencapaian tersebut sebagai sinyal kuat bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di level dunia. “Robby masih muda. Keberhasilannya meraih medali di Asian Beach Games adalah bukti bahwa ia memiliki peluang berprestasi lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Keberhasilan Antasyafi Robby tidak hanya berdampak pada peringkat medali Indonesia, yang pada 28 April 2026 berada di peringkat ke-17 dengan satu medali perak, tetapi juga memberikan motivasi bagi rekan-rekan setim. Atlet putra lainnya, seperti Raharjati Nursamsa, harus terhenti pada babak delapan besar, sementara para atlet putri, termasuk Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih, berakhir di perempat final.

Baca juga:

Robby, yang berusia 18 tahun, menuturkan bahwa pengalaman di Sanya menjadi pelajaran berharga untuk karier internasionalnya. Ia menargetkan peningkatan fokus dan kesabaran, serta menegaskan ambisinya untuk menjadi juara dunia pada nomor speed. “Ke depannya saya mau lebih sabar dan fokus lagi. Target saya selanjutnya adalah menjadi juara dunia,” tegasnya.

Tim panjat tebing Indonesia dijadwalkan melanjutkan penampilan terakhir pada nomor speed relay pada 29 April 2026, menutup partisipasi kontingen Merah Putih di Asian Beach Games. Keberhasilan Antasyafi Robby diharapkan dapat menginspirasi generasi atlet muda Indonesia untuk terus menggapai prestasi di panggung internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *