PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Gelandang Persib Bandung sekaligus anggota Timnas Indonesia, Beckham Putra Nugraha, resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan pada hari Rabu, 15 April 2026. Wisuda yang dilangsungkan secara hybrid di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Bandung menjadi momen emosional tidak hanya bagi sang pemain, tetapi juga bagi pelatihnya, Bojan Hodak, serta seluruh komunitas sepak bola Tanah Air.
Beckham, yang berusia 24 tahun, menempuh pendidikan selama hampir empat tahun sambil menjalani jadwal padat sebagai pemain profesional. Ia harus membagi waktu antara latihan harian, pertandingan liga BRI Super League, serta pemanggilan timnas yang sering mengharuskannya bepergian ke luar kota maupun ke luar negeri. Dengan dukungan sistem perkuliahan fleksibel, termasuk kelas daring, ia berhasil menyelesaikan semua mata kuliah dan menulis skripsi dengan judul “Pelayanan Publik di Kecamatan Gedebage”. Penelitian tersebut mendapat kontribusi praktis dari kakaknya yang bekerja di kantor kecamatan setempat, sehingga analisis lapangan dapat dilakukan secara mendalam.
Dalam sambutan singkat di podium wisuda, Beckham mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, wisuda hari ini berjalan lancar. Penantian panjang ini tidak mudah, mengingat beban latihan dan kompetisi yang berat. Namun dengan niat kuat dan dukungan orang terdekat, saya dapat meraih gelar ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pencapaian akademik ini tidak mengurangi semangatnya di lapangan. “Sama‑sama bahagia, gol maupun kelulusan. Keduanya memberi arti penting bagi karier dan kehidupan pribadi,” katanya sambil tersenyum.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan kebanggaannya atas prestasi akademik sang anak asuh. “Saya tidak menyadari bahwa Beckham sedang menuntaskan kuliah, namun melihatnya kini menjadi sarjana, saya sangat terkesan. Ini contoh positif bagi pemain lain bahwa pendidikan tetap harus menjadi prioritas,” ujar Hodak. Ia menegaskan bahwa klub mendukung penuh inisiatif pemain untuk melanjutkan studi, bahkan memberi izin bagi Beckham untuk mengikuti prosesi wisuda tanpa mengganggu persiapan tim.
Keberhasilan Beckham tidak hanya menjadi sorotan di dunia sepak bola, tetapi juga di kalangan pemerintahan. Pada hari yang sama, Bupati Bandung, Jeje Ritchie Ismail, yang juga merupakan alumni Ilmu Pemerintahan Unjani, menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh Beckham dapat diterapkan dalam kariernya sebagai atlet dan potensial menjadi aparatur sipil negara (ASN) di masa depan. “Pendidikan adalah fondasi, baik bagi pemimpin maupun pemain. Kami berharap Beckham dapat mengintegrasikan pengetahuan pemerintahan dalam kontribusinya bagi masyarakat,” kata Jeje.
Selain kebanggaan akademik, Beckham juga menorehkan prestasi di panggung internasional. Pada 27 Maret 2026, ia mencetak gol penting melawan St. Kitts and Nevis dalam semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno. Gol tersebut mempertegas peranannya sebagai penyerang andalan Timnas Indonesia, menambah catatan golnya yang kini mencapai dua gol penting di kompetisi tersebut.
Rencana selanjutnya, Beckham mengungkapkan niatnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) pada bidang yang sama, asalkan tidak mengganggu jadwal kompetisi. “InsyaAllah, saya akan melanjutkan ke jenjang S2. Pendidikan tidak berhenti sampai sarjana, dan saya ingin terus belajar sambil tetap berkontribusi pada tim,” tegasnya.
Keberhasilan Beckham Putra menjadi contoh inspiratif bagi atlet muda di Indonesia. Ia menunjukkan bahwa dengan manajemen waktu yang baik, disiplin, dan dukungan lingkungan, seorang pemain dapat menyeimbangkan antara karier olahraga dan pendidikan tinggi. Semangatnya diharapkan dapat memotivasi generasi selanjutnya untuk tidak mengorbankan satu aspek demi yang lain.
