Dendam Takeru Segawa Terbayar Lunas: Rodtang Kalah TKO Empat Kali di ONE Samurai 1!

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Mei 2026 | Riyuk Tokyo, 29 April 2026 – Pada malam yang penuh sorakan, Ariake Arena menjadi saksi bersejarah ketika Takeru Segawa menutup kariernya dengan cara yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dalam pertarungan puncak ONE Samurai 1, mantan juara tiga divisi K-1 ini berhasil mengalahkan Rodtang Jitmuangnon secara brutal melalui TKO di ronde kelima, mencatat empat kali knockdown yang menegaskan dendamnya selama setahun terakhir.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Rodtang, yang sebelumnya mencatat kemenangan cepat melawan Takeru pada ONE 172 hanya dalam 80 detik, kembali ke ring dengan tekad membalas. Pada ronde pertama, ia melancarkan hook kiri yang sama, berhasil menggocek dagu Takeru. Namun, Takeru Segawa menanggapi dengan ketenangan yang menakutkan, mengandalkan strategi yang telah dipersiapkan selama berbulan‑bulan di Amerika dan Jepang.

Baca juga:

Ronde kedua menjadi titik balik. Takeru menurunkan dua kali Rodtang ke kanvas, masing‑masing dalam hitungan detik, menunjukkan keunggulan teknik muay‑thai‑kickboxing yang terasah. Penonton menyaksikan aksi cepat dan presisi, sementara tim pelatih Takeru, termasuk Masaaki Noiri, tampak bangga melihat rekannya bertransformasi menjadi “The Iron Man” yang tak tergoyahkan.

Setelah melewati serangan balik agresif Rodtang di tengah pertarungan, Takeru Segawa kembali menguasai ritme. Pada ronde keempat, ia menahan tekanan, memanfaatkan footwork yang lincah untuk menghindari pukulan‑pukulan berbahaya. Kondisi fisik Rodtang yang masih merasakan dampak cedera tulang rusuk yang diderita pada pertarungan sebelumnya tampak mengurangi stamina lawannya.

Ronde kelima menjadi penutup dramatis. Takeru menurunkan Rodtang dua kali lagi, kali pertama dengan jab‑cross kombinasi yang memukul tepat ke kepala, dan kedua dengan low‑kick keras yang membuat lawan tak berdaya. Wasit akhirnya menghentikan pertarungan, memberi Takeru Segawa kemenangan TKO dan sabuk interim kelas terbang kickboxing ONE Championship.

Baca juga:

Setelah pertarungan, Takeru Segawa mengangkat sarung tinjunya di atas kanvas, lalu memberikan pidato perpisahan yang menyentuh hati jutaan penonton di seluruh dunia. “Saya tidak ingin menunjukkan kelemahan sebelum pertarungan, jadi saya diam. Tetapi setiap hari saya mengalami mimpi buruk tentang kalah KO, kehilangan kesadaran, atau patah kaki,” ungkapnya. “Saya sangat takut mengecewakan ekspektasi semua orang. Jadi saat ini, perasaan yang paling dominan adalah saya lega masih bisa kembali hidup‑hidup.”

Rodtang Jitmuangnon, di sisi lain, mengakui kekalahan pertamanya dalam 13 tahun kariernya di ONE Championship. Ia menyatakan rasa hormatnya kepada Takeru Segawa, sekaligus menegaskan tekad untuk kembali kuat di masa depan. “Saya belajar banyak dari pertarungan ini. Saya akan kembali memperbaiki teknik dan kondisi fisik saya,” kata Rodtang dalam konferensi pers pasca‑pertandingan.

Analisis para pakar menyoroti persiapan matang Takeru Segawa sebagai faktor utama kemenangan. Pelatihan intensif di dua benua, fokus pada analisis gaya bertarung Rodtang, serta penanganan cedera sebelumnya menjadi kunci. Sementara itu, Rodtang masih harus memulihkan cedera tulang rusuk yang mengganggu persiapan mentalnya.

Baca juga:

Dengan kemenangan ini, Takeru Segawa tidak hanya merebut sabuk interim, tetapi juga menutup lembaran kariernya dengan catatan kemenangan yang mengesankan. Para penggemar kickboxing menantikan langkah selanjutnya, apakah ia akan melanjutkan sebagai petarung atau beralih ke peran lain dalam dunia MMA. Satu hal yang pasti, “dendam terbayar lunas” menjadi slogan yang menggema di seluruh arena, menandai malam bersejarah dalam sejarah ONE Championship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *