PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Emirates Stadium menjadi saksi pertarungan sengit pada leg kedua semifinal UEFA Champions League antara Arsenal dan Atletico Madrid. Gunners berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Bukayo Saka di babak pertama, yang mengamankan tempat mereka di final pertama dalam dua dekade.
Sejak peluit pertama, atmosfer di stadion terasa menegangkan. Kedua tim menampilkan tekanan tinggi, dengan Atletico Madrid yang berusaha mengendalikan lini tengah melalui Antoine Griezmann dan Koke, sementara Arsenal mengandalkan kecepatan sayap kiri Saka serta kreativitas Martinelli. Pada menit ke-27, serangan cepat Arsenal berbuah hasil ketika Saka menerima umpan silang dari Gabriel Martinelli, mengontrol bola di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras yang menembus jaring Raya. Gol tersebut menjadi satu-satunya skor dalam pertandingan.
Atletico Madrid berusaha bangkit pada paruh kedua. Pada menit ke-62, Griezmann mendapat peluang emas setelah menerima umpan pendek di sisi kanan pertahanan. Namun tendangannya meleset tipis ke tiang gawang, menambah tekanan pada tim Spanyol. Beberapa menit kemudian, Viktor Gyokeres memiliki peluang emas, namun tembakan jaraknya jauh meleset ke sisi gawang. Kedua tim kemudian terlibat dalam duel fisik di zona tengah, dengan beberapa insiden yang memicu kartu kuning bagi pemain kedua belah pihak.
Di menit-menit akhir, Atletico Madrid menambah intensitasnya dengan serangan sayap kiri melalui Cristian Romero. Namun, pertahanan Arsenal yang terkoordinasi dengan baik, dipimpin oleh William Saliba dan Gabriel Magalhaes, berhasil menepis setiap serangan. Pada tambahan waktu 90+4, peluit panjang dibunyikan, menandai akhir laga dengan hasil 1-0 untuk Arsenal (2-1 agregat).
- Gol: Bukayo Saka (27′)
- Kartu kuning: Koke (90+5′), Marc Pubill (80′), Mikel Arteta (90+2′)
- Statistik tembakan: Arsenal 8, Atletico Madrid 12
- Penguasaan bola: Arsenal 55%, Atletico Madrid 45%
Kemenangan ini mengantar Arsenal ke final Champions League yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei. Di sana, mereka akan berhadapan dengan pemenang semifinal lain antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. Bagi manajer Mikel Arteta, pencapaian ini menjadi bukti kerja keras tim dan taktik yang diterapkan sepanjang kompetisi.
Di sisi lain, Diego Simeone dan Atletico Madrid harus menelan kekecewaan setelah gagal menembus final meski menunjukkan perlawanan gigih. Kegagalan mereka menambah catatan pahit dalam perjalanan Champions League musim ini.
Para pendukung Gunners menyambut kemenangan dengan sorak sorai, menandai momen bersejarah bagi klub yang telah menunggu lama kembali ke panggung tertinggi sepak bola Eropa. Dengan semangat yang menggebu, Arsenal kini menatap peluang untuk menambah koleksi trofi bergengsi mereka.
