Drama Tiket Promosi Liga 2: Garudayaksa Unggul, Adhyaksa Terpadu di Jalur Playoff

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Mei 2026 | Pekan terakhir Liga 2 Grup 1 musim 2025/2026 menjadi saksi pertarungan sengit yang menentukan nasib dua tiket promosi ke Super League 2026/2027. Garudayaksa FC menutup klasemen dengan 52 poin, selisih tipis satu poin dari Adhyaksa FC yang mengumpulkan 51 poin. Kemenangan 3-1 atas Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, memastikan Garudayaksa melaju ke kasta tertinggi sebagai juara grup.

Sementara itu, Adhyaksa FC juga menorehkan hasil gemilang, menghajar Sriwijaya FC 4-0 pada laga penutup yang sama. Kemenangan ini tidak cukup untuk menyamai poin Garudayaksa, namun menempatkan Adhyaksa di posisi runner‑up dan membuka peluang terakhir melalui babak playoff melawan runner‑up Grup 2, Persipura Jayapura.

Baca juga:

Persipura Jayapura, yang menempati posisi kedua Grup 2 dengan 56 poin, siap menantang Adhyaksa FC pada pertandingan playoff yang dijadwalkan pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Pertandingan akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, memberikan keunggulan kandang bagi Mutiara Hitam. Sebelumnya, Persipura menutup fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Persiku Kudus, menampilkan performa solid di depan 32.800 penonton.

Berikut rangkuman poin akhir Liga 2 Grup 1:

  • Garudayaksa FC – 52 poin
  • Adhyaksa FC – 51 poin
  • FC Bekasi City – 44 poin
  • Sumsel United – 42 poin
  • Persiraja Banda Aceh – 40 poin
  • PSPS Pekanbaru – 37 poin
  • PSMS Medan – 36 poin
  • Persikad Depok – 34 poin
  • Persekat Tegal – 27 poin
  • Sriwijaya FC – 2 poin

Selain Garudayaksa yang sudah mengamankan tiket promosi, PSS Sleman dari Grup 2 juga mengukir tiketnya setelah mengalahkan PSIS di Stadion Maguwoharjo pada 3 Mei 2026. Kedua tim tersebut sudah resmi terdaftar sebagai peserta Super League 2026/2027.

Baca juga:

Namun, persaingan belum selesai. Satu tiket promosi tersisa akan diperebutkan dalam duel play‑off antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC. Kedua tim masuk ke laga ini dengan skuad yang diperkuat pemain berpengalaman. Adhyaksa FC, yang dimiliki oleh Kejaksaan Republik Indonesia, menampilkan nama besar seperti Makan Konaté, Ramiro Fergonzi, Miftahul Hamdi, dan Hasim Kipuw. Sementara Persipura mengandalkan Boaz Solossa serta dukungan suporter lokal yang selalu menggelora.

Jika Adhyaksa berhasil mengalahkan Persipura di Jayapura, mereka akan menjadi tim ketiga yang promosi bersama Garudayaksa dan PSS Sleman. Sebaliknya, kegagalan akan menutup pintu mereka ke kasta tertinggi, sekaligus memberi peluang bagi Persipura untuk menambah jumlah tim dari Grup 2 yang beralih ke Super League.

Stadion Pakansari dan Stadion Lukas Enembe menjadi arena kunci dalam penentuan nasib tim. Kedua stadion tersebut menawarkan atmosfer yang berbeda: Pakansari dengan fasilitas modern di Bogor, sedangkan Lukas Enembe menonjolkan kehangatan suporter Papua. Kondisi cuaca di Jayapura pada awal Mei biasanya lembap, faktor yang dapat memengaruhi performa tim asal Banten.

Baca juga:

Secara keseluruhan, Liga 2 2025/2026 menampilkan dinamika kompetisi yang menarik. Garudayaksa FC, klub berusia kurang dari satu tahun, berhasil menembus puncak klasemen grup dengan konsistensi tinggi. PSS Sleman menunjukkan kemampuan bangkit kembali setelah terdegradasi musim lalu. Sementara Adhyaksa FC dan Persipura Jayapura masih berjuang untuk mengisi slot terakhir promosi. Pertarungan akhir ini tidak hanya menjadi penentu tiket promosi, tetapi juga menambah cerita drama sepak bola Indonesia menjelang musim Super League 2026/2027.

Para penggemar kini menantikan hasil akhir playoff. Apakah Garudayaksa akan tetap menjadi satu-satunya tim dari Grup 1 yang melaju, ataukah Adhyaksa FC akan menambah nama mereka di daftar tim promosi? Hasilnya akan menuliskan babak baru dalam sejarah kompetisi nasional, sekaligus memicu rivalitas baru antara klub‑klub yang berhasil menembus kasta tertinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *