PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 April 2026 | Pertandingan antara Eibar Huesca pada Jornada 36 LaLiga Hypermotion berlangsung di stadion Ipurua pada 19 April 2026. Kedua tim memasuki laga dengan motivasi yang berbeda; Eibar berusaha memperkuat posisi di zona promosi, sementara Huesca berjuang menghindari zona degradasi. Sejak awal, atmosfer di tribun dipenuhi sorak-sorai pendukung setia, menandakan pentingnya poin ini bagi kedua belah pihak.
Babak pertama dimulai dengan tekanan intens dari kedua sisi. Pada menit ke-27, pemain Huesca, Arbilla, mencoba melepaskan tembakan melengkung, namun bola melenceng jauh ke luar kotak penalti. Empat menit kemudian, Arbilla kembali memberikan umpan silang yang tepat ke dalam kotak penalti, namun Javi Martón gagal menegakkan kepala, bola memantul ke tiang gawang. Kesempatan emas ini menunjukkan bahwa pertahanan Eibar masih cukup solid meski kehilangan Nolaskoain karena cedera, yang memaksa pelatih menggantinya dengan Arambarri.
Pada menit ke-44, serangan balik Eibar menghasilkan peluang penting. Dari tendangan sudut, Jair mengirimkan bola ke dalam area, kemudian Martón menegakkan tembakan rendah yang mengenai tubuh Jiménez, memberi Eibar keunggulan 1-0 sebelum jeda babak pertama. Gol ini menjadi titik balik, memaksa Huesca untuk meningkatkan intensitas serangannya di babak kedua.
Setelah jeda, Huesca mencoba menekan, namun Eibar tampil lebih agresif. Pada menit ke-49, Javi Martón kembali menampilkan aksi brilian. Setelah menerima umpan tepat dari Corpas di tepi kotak penalti, ia melesat ke arah gawang dan menempatkan bola dengan presisi ke sudut kanan bawah, memperluas keunggulan menjadi 2-1. Gol ini menambah tekanan pada Huesca yang kini berada di bawah tekanan besar untuk mengejar poin.
Menjelang akhir pertandingan, Huesca berusaha mengejar hasil imbang. Javi Mier melancarkan tembakan jarak jauh yang meleset tipis ke samping tiang, sementara Arbilla kembali mencoba mengirimkan umpan silang, namun tidak berhasil menembus pertahanan Eibar yang kini lebih terorganisir. Pada menit ke-73, Eibar kembali menghadapi masalah ketika Nolaskoain mengalami cedera, tetapi tim tetap bertahan dengan formasi yang disesuaikan, menahan serangan Huesca hingga peluit akhir.
Dengan hasil akhir 2-1, Eibar menambah koleksi kemenangan ketujuhnya dalam sembilan pertandingan terakhir, mengukuhkan dirinya sebagai kandidat kuat untuk promosi. Kemenangan ini menempatkan Eibar hanya dua poin di atas zona promosi, memperkuat harapan mereka untuk melaju ke divisi utama. Sementara itu, Huesca semakin terperosok dalam zona relegasi, menambah beban mental bagi pemain dan pelatih untuk memperbaiki performa di sisa pertandingan.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Eibar dalam penguasaan bola dan akurasi tembakan, dengan total 14 tembakan dibandingkan 7 tembakan Huesca. Selain itu, Eibar mencatat 5 sudut tendangan, sementara Huesca hanya 2. Kedua gol Eibar dihasilkan dari aksi individu dan pemanfaatan bola mati, menegaskan pentingnya strategi set-piece dalam pertandingan ini.
Secara taktik, pelatih Eibar berhasil memanfaatkan kekuatan serangan sayap, terutama melalui kerja sama antara Corpas dan Martón, yang menghasilkan dua gol krusial. Di sisi lain, Huesca harus mengevaluasi kembali pertahanan mereka, terutama dalam mengatasi tekanan dari serangan balik cepat. Kedepannya, Huesca perlu memperbaiki konsistensi pertahanan dan mencari solusi atas cedera pemain kunci untuk menghindari penurunan lebih lanjut.
Keberhasilan Eibar dalam pertandingan ini tidak hanya meningkatkan moral tim, tetapi juga menambah tekanan pada rival terdekat dalam perebutan tempat promosi. Sementara Huesca harus segera bangkit dan mengumpulkan poin agar tidak terperangkap di zona turun. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim dalam menentukan nasib mereka di akhir musim.
