PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 16 April 2026 | Final Four Proliga 2026 memasuki babak penutup yang paling menentukan pada tanggal 16-19 April di GOR Jatidiri, Semarang. Seri ketiga ini menjadi panggung terakhir putaran kedua, di mana empat tim teratas masing-masing sektor putra dan putri akan beradu untuk mengamankan tiket ke Grand Final yang dijadwalkan pada 24-25 April di GOR Among Rogo, Yogyakarta.
Jadwal lengkap pertandingan menampilkan enam laga per hari, dengan format best of three. Berikut rangkaian pertandingan:
| Hari | Waktu | Sektor | Pertandingan |
|---|---|---|---|
| Kamis, 16 April | 16.00 WIB | Putra | Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Surabaya Samator |
| Kamis, 16 April | 19.00 WIB | Putri | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Electric PLN Mobile |
| Jumat, 17 April | 16.00 WIB | Putra | Jakarta Garuda Jaya vs Jakarta Bhayangkara Presisi |
| Jumat, 17 April | 19.00 WIB | Putri | Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Pertamina Enduro |
| Sabtu, 18 April | 16.00 WIB | Putra | Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya |
| Sabtu, 18 April | 19.00 WIB | Putri | Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Popsivo Polwan |
| Minggu, 19 April | 16.00 WIB | Putra | Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi |
| Minggu, 19 April | 19.00 WIB | Putri | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro |
Selain pertaruhan tiket ke final, masing-masing sektor juga bersaing merebut gelar juara Final Four putaran kedua dengan hadiah uang pembinaan senilai Rp60 juta. Tiket masuk ke arena dijual dengan harga Rp150.000 untuk kategori reguler dan Rp300.000 untuk VIP, dapat dibeli secara daring melalui portal resmi PBVSI atau secara offline di loket yang tersedia.
Di sektor putra, persaingan kini berpusat pada dua tim utama: Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi. LavAni telah mengamankan tiket Grand Final berkat perolehan 12 poin, menjadikannya tim pertama yang melaju ke Yogyakarta. Bhayangkara Presisi berada di posisi kedua dengan 9 poin dan masih memiliki peluang untuk menambah poin pada laga penentu melawan LavAni. Tim lain seperti Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya masih berjuang untuk meraih satu slot tersisa.
Jon Zulfikar, ofisial LavAni, menegaskan kesiapan timnya setelah beberapa pemain mengalami cedera pada seri Solo. “Kondisi pemain sudah membaik dan siap tampil. Kami tetap mengincar kemenangan di dua laga tersisa,” ujarnya dalam konferensi pers di Grand Candi Hotel, Semarang. Di sisi lain, Dwi Cahyo, perwakilan Bhayangkara Presisi, menambahkan, “Tim kami dalam kondisi terbaik untuk menghadapi laga penentuan di Semarang. Kami tidak akan menyerah begitu saja.”
Sektor putri menampilkan persaingan antara Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kedua tim menempati posisi teratas klasemen dan masing‑masing hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengamankan tiket. Jakarta Pertamina Enduro menyatakan target sejak awal adalah lolos ke Grand Final, sementara Gresik Phonska Plus menekankan kesiapan penuh seluruh skuadnya.
Tim lain seperti Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN Mobile, serta Jakarta Garuda Jaya tetap menunjukkan semangat tinggi meski peluang mereka lebih tipis. Manajer Samator, Hadi Sampurno, mengakui bahwa timnya harus bermain tanpa kapten Rama Fazza Fauzan yang cedera. “Peluang kami tipis di Semarang ini, tapi kami akan tampil semangat dan mengoptimalkan pembagian bola ke semua pemain,” kata Hadi. Sementara manajer Garuda Jaya, Laudry Maspaitella, menegaskan, “Kami siap tampil meski peluang kami sudah tidak ada lagi. Kami tetap berjuang untuk peringkat tiga atau empat.”
Semua laga Final Four dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio, Moji, Nex Channel, dan Voli TV, sehingga penonton di seluruh Indonesia tidak ketinggalan aksi dramatis ini. Penjualan tiket online dipastikan lancar, dan pihak penyelenggara menyiapkan prosedur kesehatan yang ketat mengingat masih adanya perhatian pada protokol pandemi.
Analisis para pengamat memperkirakan bahwa LavAni akan mengakhiri seri dengan kemenangan tipis atas Bhayangkara Presisi, mengukuhkan dominasi mereka di sektor putra. Di sektor putri, duel antara Gresik Phonska Plus dan Pertamina Enduro diprediksi akan berlangsung sengit, dengan kemungkinan keduanya melaju ke final tergantung pada hasil laga penutup pada 19 April. Secara keseluruhan, Final Four di Semarang dipastikan menjadi panggung drama olahraga voli paling menegangkan tahun ini, dengan setiap poin berpotensi mengubah nasib tim menuju Grand Final.
Dengan atmosfer kompetisi yang memuncak, para pemain, pelatih, dan suporter sama-sama menantikan aksi-aksi spektakuler yang akan menentukan siapa yang melaju ke Yogyakarta. Penentuan tiket Grand Final tidak hanya menjadi agenda kompetitif, tetapi juga simbol kebanggaan bagi masing‑masing kota yang mewakili timnya. Semua mata kini tertuju pada GOR Jatidiri, menunggu siapa yang akan menulis sejarah Proliga 2026 selanjutnya.
