Jarell Quansah dan Kontroversi Kartu Merah di Piala Dunia 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak yang sangat menarik, terutama setelah pertandingan antara Inggris dan Meksiko yang berakhir dengan skor 3-2 untuk Inggris. Pertandingan ini tidak hanya menarik karena skor yang tipis, tetapi juga karena kontroversi yang terjadi selama pertandingan, terutama terkait dengan kartu merah yang diterima oleh Jarell Quansah, pemain belakang Inggris.

Kartu merah Quansah diberikan setelah dia melakukan tackle yang dianggap kasar terhadap pemain Meksiko, Jesús Gallardo. Keputusan ini langsung menuai protes dari pelatih Inggris, Thomas Tuchel, dan pemain-pemain lainnya. Mereka merasa bahwa kartu merah tersebut tidak sepenuhnya adil dan bahwa Quansah tidak berniat untuk melakukan foul yang berat.

Baca juga:

Kontroversi ini menjadi lebih hangat ketika diketahui bahwa Folarin Balogun, pemain Amerika Serikat, yang juga menerima kartu merah dalam pertandingan sebelumnya, dibebaskan dari hukuman oleh FIFA setelah proses banding. Keputusan ini membuat banyak pihak kecewa, terutama karena ada kesan bahwa ada perlakuan yang tidak adil terhadap pemain-pemain dari negara yang berbeda.

Thomas Tuchel, dalam konferensi pers setelah pertandingan, menyatakan kekecewaannya atas keputusan kartu merah Quansah dan mempertanyakan konsistensi keputusan dalam Piala Dunia ini. Ia juga membuat lelucon tentang kemungkinan Harry Kane, kapten tim Inggris, untuk meminta bantuan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membantu Quansah, merujuk pada laporan bahwa Trump telah menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk membahas kasus Balogun.

Baca juga:

Pertandingan antara Inggris dan Meksiko juga menarik karena Inggris berhasil memenangkan pertandingan tersebut meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah Quansah menerima kartu merah. Gol-gol dari Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi kunci kemenangan Inggris. Bellingham mencetak dua gol dalam waktu singkat sebelum Meksiko berhasil menyamakan skor menjadi 1-2. Inggris kemudian memperoleh gol ketiga melalui Harry Kane setelah Quansah keluar, tetapi Meksiko masih berhasil mengurangi skor menjadi 2-3.

Kemenangan ini memastikan Inggris melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi Norwegia. Meskipun kontroversi kartu merah Quansah, Inggris tetap fokus pada tujuan mereka untuk maju sejauh mungkin dalam turnamen ini.

Baca juga:

Dalam beberapa hari mendatang, Inggris harus mempersiapkan diri tanpa Quansah untuk pertandingan melawan Norwegia, kecuali jika terjadi intervensi yang tidak terduga seperti yang terjadi pada kasus Folarin Balogun. Sementara itu, penggemar sepak bola di seluruh dunia terus memantau perkembangan Piala Dunia 2026 dengan penuh antusiasme dan spekulasi tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *