Kejutan Dramatis SC Braga Tumbangkan Real Betis 4-2, Tiket Semifinal UEFA Europa League Telah Terkunci

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 18 April 2026 | Babak kedua perempat final UEFA Europa League 2025/2026 antara Real Betis dan SC Braga menyuguhkan salah satu comeback paling memukau musim ini. Pertandingan yang digelar di Estadio de La Cartuja, Seville, menjadi panggung bagi tim asal Portugal untuk membalikkan ketertinggalan dan mengamankan tempat di semifinal, sementara sang tuan rumah harus menelan kekalahan menyakitkan setelah sempat unggul secara agregat.

Real Betis, yang dilatih oleh Manuel Pellegrini, memulai laga dengan intensitas tinggi. Tekanan menembus lini pertahanan Braga sejak menit pertama, dan hasilnya tidak lama kemudian. Pada menit ke-13, penyerang muda Antony membuka skor lewat serangan cepat yang memanfaatkan ruang di sisi kanan. Tak lama setelahnya, pada menit ke-24, Abde Ezzalzouli menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima umpan silang yang akurat dan menaklukkan kiper lawan.

Baca juga:

Dengan keunggulan dua gol di menit pertama, Betis tampak mengendalikan alur pertandingan. Skor 2-0 di babak pertama membawa mereka unggul 3-1 secara agregat, mengingat hasil leg pertama di Braga berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tim Spanyol.

Namun, momentum berubah pada akhir babak pertama. Pada menit ke-38, Pau Vitor, gelandang Braga, berhasil menembus pertahanan Betis dan mencetak gol balasan, memperkecil selisih menjadi 2-1. Gol tersebut menambah tekanan pada tim tuan rumah dan memberi sinyal kebangkitan Braga.

Babak kedua dimulai dengan intensitas yang sama. Hanya sembilan menit setelah peluit awal, Vitor Carvalho menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat tembakan jarak jauh yang melesakkan gawang Betis. Gol tersebut membuat suasana di stadion berubah drastis, dengan para pendukung Betis yang mulai merasakan kecemasan.

Puncak dramatis terjadi pada menit ke-53 ketika wasit memberi tendangan penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti. Ricardo Horta, striker Braga yang dikenal tajam di situasi mati, mengeksekusi penalti dengan tenang dan mengubah skor menjadi 3-2 untuk Braga pada menit tersebut. Dengan gol tersebut, Braga memimpin agregat 5-3, sementara Betis harus berjuang keras untuk mengembalikan keunggulan.

Baca juga:
  • 13′ – Antony (Real Betis)
  • 24′ – Abde Ezzalzouli (Real Betis)
  • 38′ – Pau Vitor (SC Braga)
  • 49′ – Vitor Carvalho (SC Braga)
  • 53′ – Ricardo Horta (penalti) (SC Braga)
  • 71′ – Ricardo Horta (gol kedua) (SC Braga)

Setelah penalti, Braga tidak berhenti. Pada menit ke-71, Horta kembali memanfaatkan peluang di area penalti setelah serangan balik cepat, mengamankan gol keduanya dan menegaskan keunggulan 4-2 pada skor akhir. Upaya Real Betis untuk meredam gelombang Braga tidak membuahkan hasil; beberapa peluang yang diciptakan oleh Antony dan Ezzalzouli tidak berhasil menembus gawang, sementara pertahanan Braga tetap kokoh.

Kemenangan 4-2 ini menandai berakhirnya mimpi Real Betis untuk melaju ke semifinal. Dengan agregat 5-3, SC Braga melaju ke babak berikutnya, mengukir sejarah penting bagi klub yang jarang menembus tahap lanjutan kompetisi Eropa. Bagi Manuel Pellegrini, kegagalan ini menjadi pelajaran berharga menjelang sisa musim La Liga, di mana timnya harus bangkit kembali untuk memperbaiki posisi di klasemen domestik.

Secara statistik, Braga menguasai penguasaan bola lebih dari 55% pada babak kedua, serta mencatatkan 14 tembakan dengan 7 di antaranya mengarah ke gawang, dibandingkan dengan 9 tembakan Real Betis, yang hanya menghasilkan 2 gol. Keberhasilan eksekusi penalti dan ketajaman serangan balik menjadi faktor penentu utama dalam pertandingan ini.

Keputusan strategis Braga untuk menekan tinggi sejak menit 40 terbukti efektif. Pergantian pemain pada menit ke-60, termasuk masuknya penyerang sayap muda, menambah kecepatan serangan dan membuka ruang bagi Horta. Sementara itu, Real Betis tampak kebingungan dalam mengatur lini tengah setelah kehilangan Vitor Carvalho, yang mengurangi opsi passing dan menurunkan tekanan pada pertahanan Braga.

Baca juga:

Dengan lolosnya Braga ke semifinal, mereka kini menanti lawan berikutnya yang belum ditentukan, namun peluang untuk melaju ke final tampak semakin terbuka. Di sisi lain, Real Betis harus memfokuskan diri pada kompetisi domestik, berusaha mengembalikan performa dan menstabilkan posisi mereka di klasemen La Liga.

Secara keseluruhan, laga ini memperlihatkan betapa dinamisnya kompetisi Eropa, di mana satu gol dapat mengubah nasib tim dalam hitungan menit. SC Braga berhasil memanfaatkan peluang, menampilkan mental juara, dan menuliskan babak baru dalam sejarah klub mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *