Kemenpora Raih Posisi 8 di 10 Kementerian Terpopuler, Tanda Kepercayaan Publik Meningkat

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berhasil menembus 10 besar kementerian dengan popularitas tertinggi dalam survei terbaru yang diadakan oleh Cyrus Network. Posisi kedelapan yang diraih mencerminkan peningkatan kepercayaan publik terhadap kebijakan dan program kementerian yang dipimpin oleh Menteri Erick Thohir.

Survei tersebut melibatkan 1.260 responden yang diwawancarai secara langsung di 126 desa atau kelurahan tersebar di 38 provinsi Indonesia. Pengumpulan data berlangsung selama periode 1‑5 April 2026, dengan fokus pada persepsi masyarakat terhadap kinerja lembaga, efektivitas komunikasi, serta dampak program yang dirasakan secara langsung.

Baca juga:

Berikut rangkuman indikator utama yang dijadikan ukuran popularitas dalam survei:

  • Penilaian kinerja kementerian dalam menyelesaikan program strategis.
  • Kejelasan dan konsistensi komunikasi kepada publik.
  • Dampak nyata program kepada pemuda dan atlet di tingkat lokal.
  • Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan dan kebijakan.

Erick Thohir menyambut baik hasil tersebut. Ia menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti kerja keras seluruh jajaran Kemenpora dalam mengembangkan potensi pemuda dan meningkatkan prestasi olahraga nasional. “Masuknya Kemenpora ke dalam 10 besar kementerian terpopuler menjadi indikator bahwa kerja keras kami semakin mendapat perhatian masyarakat. Lebih penting lagi, popularitas ini sejalan dengan tumbuhnya kepercayaan dan apresiasi publik terhadap kerja‑kerja kami,” ujar Menpora.

Prestasi ini juga bertepatan dengan langkah reformasi internal yang signifikan. Pada 17 April 2026, Kemenpora menyelesaikan deregulasi besar‑besaran dengan merampingkan 191 Peraturan Menteri (Permenpora) menjadi hanya empat aturan utama melalui pendekatan omnibus law. Penandatanganan empat Permenpora baru dilakukan bersama Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas di Gedung Sekjen Kementerian Hukum, menandai komitmen Kemenpora terhadap pelayanan publik yang lebih efisien, responsif, dan berorientasi hasil.

Baca juga:

Reformasi regulasi ini diharapkan mempercepat proses pengambilan kebijakan, memudahkan implementasi program, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pemuda dan atlet di seluruh Indonesia. Menurut Menpora, penyederhanaan peraturan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada peningkatan persepsi publik, karena masyarakat kini lebih mudah melihat hasil konkret dari kebijakan pemerintah.

Selain deregulasi, Kemenpora juga aktif menjalin kerja sama strategis dengan berbagai institusi, termasuk lembaga penelitian dan teknologi, untuk mendukung pengembangan student‑athlete serta pengelolaan fasilitas olahraga yang modern. Upaya kolaboratif ini menegaskan arah kebijakan Kemenpora yang berfokus pada inovasi, inklusivitas, dan peningkatan daya saing internasional.

Secara keseluruhan, posisi kedelapan dalam daftar 10 kementerian terpopuler menandai perubahan paradigma dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kepercayaan publik yang semakin kuat memberikan ruang bagi Kemenpora untuk meluncurkan program ambisius, seperti peningkatan infrastruktur olahraga di daerah, pembinaan talenta muda, serta program pemberdayaan pemuda melalui olahraga dan kegiatan kreatif.

Baca juga:

Dengan dukungan data survei, deregulasi regulasi, dan kemitraan strategis, Kemenpora berada pada posisi yang menguntungkan untuk memperkuat perannya dalam agenda pembangunan nasional. Ke depannya, kementerian ini berkomitmen terus mendengar aspirasi publik, menyesuaikan kebijakan, dan memastikan bahwa setiap langkah kebijakan berdampak positif bagi generasi muda Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *