Lazio Raih Kemenangan Historis 2-0 atas Napoli, Spinazzola Kritik Kelemahan Tim dan Dampaknya pada Juara Liga Champions

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 April 2026 | Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi kemenangan bersejarah Lazio atas Napoli dengan skor 2-0 pada pertandingan Serie A 2025/2026 yang berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026. Gol pertama tercipta pada menit keenam lewat Matteo Cancellieri setelah menerima umpan tarik dari Kenneth Taylor. Gol kedua datang pada menit ke-31 ketika Toma Basic memanfaatkan tendangan liar Cancellieri dan menambah keunggulan Lazio.

Keberhasilan Lazio mencatatkan kemenangan tandang keempat beruntun melawan Napoli menandai rekor baru dalam sejarah Serie A. Sebelumnya, Lazio hanya pernah menang 14 kali dari 70 kunjungan ke markas Napoli. Empat kemenangan beruntun ini menambah catatan positif yang belum pernah tercapai sebelumnya, mengingat tiga pertemuan sebelumnya selalu berakhir dengan selisih satu gol.

Baca juga:
  • 2022/2023: 1-0 (Matias Vecino)
  • 2023/2024: 2-1 (Luis Alberto, Piotr Zielinski, Daichi Kamada)
  • 2024/2025: 1-0 (Gustav Isaksen)
  • 2025/2026: 2-0 (Matteo Cancellieri, Toma Basic)

Setelah pertandingan, bek kiri Napoli Leonardo Spinazzola mengungkapkan kekecewaannya lewat wawancara di Radio CRC. Ia menyatakan, “Lazio? Tidak ada yang berfungsi, kami kehabisan energi dan konsentrasi. Ini merupakan pertandingan terburuk sejak saya bergabung dengan Napoli. Kami harus menemukan kembali semangat dan kepala yang kuat untuk melanjutkan perburuan tempat di Liga Champions.” Spinazzola juga menyoroti dua gol yang kebobolan, menilai kegagalan dalam duel tengah dan penempatan pemain yang memudahkan serangan balik cepat Tavares.

Pelatih Napoli, Antonio Conte, juga memberikan penilaian pasca kekalahan. Ia mengakui penurunan kualitas di lini tengah dan kurangnya tekanan pada pertahanan. “Lazio menunggu kami dan melakukan serangan balik. Kami menguasai bola hingga 70 persen namun tidak menghasilkan tembakan tepat sasaran,” ujar Conte. Ia menekankan pentingnya pemulihan energi menjelang laga berikutnya melawan Cremonese.

Kemenangan Lazio tidak hanya menambah poin penting bagi tim asal Roma, tetapi juga memperlebar jarak antara Napoli dan pemuncak klasemen Inter Milan. Dengan kekalahan ini, Napoli berada selisih 12 poin dari Inter, yang semakin dekat mengamankan gelar Scudetto ke-21. Napoli kini harus mengumpulkan poin maksimal di sisa pertandingan untuk tetap berada dalam persaingan tempat Champions League.

Baca juga:

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Lazio dalam penguasaan bola dan transisi cepat. Tim Biancocelesti mencatat 58% penguasaan bola, 14 tembakan dengan 6 tepat sasaran, serta 7 serangan balik yang berhasil. Napoli, di sisi lain, hanya menghasilkan 7 tembakan dengan 2 tepat sasaran, dan kehilangan peluang krusial pada menit ke-31 ketika Tijjani Noslin hampir mengeksekusi penalti namun gagal menaklukkan kiper.

Sejarah panjang pertemuan Napoli vs Lazio kini menambah babak baru. Empat kemenangan beruntun Lazio di Napoli menjadi catatan yang belum pernah tercapai sejak era 1930-an, ketika tim asal Roma berhasil menumpangi Napoli pada musim 1935/1936.

Ke depan, Napoli berusaha memperbaiki performa di laga terakhir Serie A melawan Cremonese, sementara Lazio akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions. Kedua tim memiliki agenda penting dalam beberapa minggu mendatang, termasuk laga melawan Inter Milan yang dapat menentukan nasib juara.

Baca juga:

Kesimpulannya, kemenangan Lazio atas Napoli tidak hanya menambah poin penting, tetapi juga menegaskan kebangkitan tim Biancocelesti dalam kompetisi Serie A. Napoli harus segera menemukan kembali energi dan konsistensi untuk mengembalikan harapan ke Liga Champions, sementara Lazio menatap peluang besar untuk mengukir sejarah lebih lanjut di markas rival tradisional mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *