PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Mei 2026 | Pertandingan antara Parma dan Roma di Serie A baru-baru ini telah menjadi sorotan karena keputusan wasit yang kontroversial. Dalam pertandingan tersebut, Roma berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 setelah wasit mengeluarkan keputusan yang dianggap kurang adil oleh beberapa pihak.
Salah satu keputusan yang paling kontroversial adalah pemberian penalti kepada Roma pada menit-menit terakhir pertandingan. Wasit, Daniele Chiffi, awalnya tidak menganggap ada kesalahan pada pemain Parma, tetapi setelah melakukan review dengan VAR, dia memutuskan untuk mengeluarkan penalti.
Keputusan ini telah menuai banyak protes dari pihak Parma, yang merasa bahwa keputusan wasit tersebut tidak adil. Namun, menurut Dino Tommasi, designator capo degli arbitri, keputusan wasit tersebut adalah benar karena pemain Parma, Britschgi, melakukan kesalahan dengan menarik pemain Roma, Rensch.
Tommasi juga menjelaskan bahwa wasit Chiffi tidak memiliki pandangan yang jelas tentang insiden tersebut, sehingga VAR harus turun tangan untuk membantu. Dengan demikian, keputusan untuk mengeluarkan penalti adalah keputusan yang tepat.
Di samping itu, pertandingan tersebut juga menimbulkan kontroversi lainnya, seperti keputusan wasit untuk tidak mengeluarkan penalti pada insiden lainnya yang melibatkan pemain Parma, Valenti, dan pemain Roma, Mancini. Namun, Tommasi menjelaskan bahwa keputusan wasit tersebut juga benar karena tidak ada kesalahan yang jelas pada insiden tersebut.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Parma dan Roma tersebut telah menimbulkan banyak kontroversi, namun keputusan wasit tersebut telah dijelaskan oleh Tommasi dan dianggap benar oleh pihak yang berwenang.
Sementara itu, Parma juga memiliki masalah lainnya, yaitu tentang masa depan pelatih mereka, Carlos Cuesta. Menurut CEO Parma, Federico Cherubini, keputusan tentang masa depan Cuesta akan diambil setelah musim ini berakhir.
Dalam sebuah wawancara, Cherubini menjelaskan bahwa pihak Parma masih memiliki kepercayaan pada Cuesta dan ingin melihat bagaimana dia akan membawa tim tersebut pada musim depan. Namun, keputusan akhir akan diambil setelah musim ini berakhir.
Dengan demikian, Parma masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Namun, dengan keputusan wasit yang adil dan kerja keras dari pemain dan staf, Parma masih memiliki harapan untuk meraih kesuksesan di musim depan.
