Pelatih Vietnam Keluarkan Peringatan Tajam Jelajahi Timnas Indonesia U-17 Sebelum Laga Pamungkas

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 April 2026 | Menjelang laga pamungkas Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pelatih timnas Vietnam U-17 mengeluarkan peringatan keras kepada lawannya, Timnas Indonesia U-17. Peringatan tersebut menyoroti pentingnya penyelesaian akhir yang tepat, disiplin taktik, serta kesiapan mental menjelang pertandingan krusial.

Latihan terakhir sebelum pertandingan, pelatih Vietnam menekankan bahwa kualitas lawan semakin tinggi menjelang fase gugur. Ia menilai bahwa meski Indonesia menunjukkan agresivitas di babak pertama melawan timnya, kekurangan dalam mengolah bola di daerah serangan menjadi titik lemah yang dapat dimanfaatkan. “Anda harus belajar mengendalikan bola ketika berada di zona berbahaya,” ujarnya dalam konferensi pers singkat sebelum pertandingan.

Baca juga:

Sementara itu, Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas Indonesia U-17, mengakui bahwa timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang besar. Setelah mengalami kekalahan 0-1 dari Malaysia dan imbang 0-0 melawan Vietnam, Kurniawan menegaskan bahwa laga melawan Vietnam menjadi simulasi taktik menjelang Piala Asia U-17 2026. Ia menambahkan bahwa penggunaan lima bek dalam formasi memang menurunkan intensitas serangan, namun diharapkan dapat memaksimalkan serangan balik ketika mendapatkan bola.

Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan, yang dikenal dengan julukan “Ropa”, menyoroti kegagalan penyelesaian akhir Indonesia selama turnamen. Menurutnya, meski tim Indonesia mampu menciptakan banyak tembakan, akurasi dan ketajaman di depan gawang masih jauh dari standar kompetisi internasional. “Kita harus belajar menjadi klinis di depan gawang, bukan sekadar menghasilkan tembakan,” tegas Ropa.

Statistik pertandingan menunjukkan Indonesia mencatat tujuh tembakan, namun hanya satu yang tepat sasaran, sementara Vietnam menampilkan pertahanan yang solid dengan sedikit peluang. Pelatih Vietnam menekankan pentingnya menutup ruang bagi lawan, memaksa mereka bermain dengan bola panjang yang mudah dipotong, serta menjaga konsistensi lini belakang.

Baca juga:

Selain taktik, aspek mental menjadi sorotan utama. Peringatan pelatih Vietnam menyinggung tekanan kompetisi yang dapat memengaruhi performa pemain muda. “Bermain dengan tenang dan percaya diri adalah kunci. Jangan biarkan tekanan menguasai pikiran,” kata pelatih tersebut, menambah beban psikologis pada skuad Indonesia yang masih berjuang menemukan ritme permainan.

Menanggapi hal tersebut, Kurniawan mengungkapkan rencana penambahan tiga pemain ke dalam skuad 23 orang yang akan berangkat ke Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi. Pemain-pemain tersebut adalah Matthew Baker, Noha Pohan, dan Mike Rajasa, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas serangan dan memberikan opsi lebih banyak dalam fase akhir pertandingan.

Dengan jadwal Piala Asia U-17 yang akan dimulai pada 5 Mei, tim Indonesia memiliki waktu singkat untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utama akan diarahkan pada peningkatan akurasi passing, pengurangan kesalahan di daerah pertiga lapangan, serta latihan situasi penyelesaian akhir yang lebih intensif.

Baca juga:

Secara keseluruhan, peringatan pelatih Vietnam menegaskan bahwa tim Indonesia harus memperbaiki aspek-aspek kritis sebelum menghadapi tantangan regional yang lebih besar. Kombinasi taktik yang lebih tajam, disiplin defensif, dan mentalitas yang kuat akan menjadi faktor penentu dalam upaya Indonesia meraih tiket Piala Dunia U-17 tahun depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *