Persis Solo Turun Kasta, Semen Padang dan PSBS Biak Sudah Lebih Dahulu Degradasi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 Mei 2026 | Persis Solo harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari Super League 2025–2026. Laskar Sambernyawa turun kasta menyusul PSBS Biak dan Semen Padang yang lebih dulu terlempar ke Championship musim depan.

Kepastian degradasi Persis terjadi seusai Madura United menundukkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan. Dua gol Junior Brandao memastikan Madura United bertahan di kasta tertinggi sekaligus memupus harapan Persis untuk selamat.

Baca juga:

Padahal, pada hari yang sama, Persis mampu menuntaskan laga terakhir dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten. Jefferson Carioca membawa Persis unggul pada menit ke-44 sebelum Miroslav Maricic menambah keunggulan di babak kedua. Dejan Tumbas kemudian menutup kemenangan lewat gol pada masa injury time.

Namun, tambahan tiga poin tidak cukup mengangkat posisi Persis dari zona degradasi. Persis finis di peringkat ke-16 dengan koleksi 34 poin, sama seperti PSM Makassar yang berada satu tingkat di atasnya. PSM berhak bertahan karena unggul head-to-head atas Persis.

Alhasil, tim kebanggaan Pasoepati itu menjadi tim terakhir yang terdegradasi musim ini. Degradasi tersebut sekaligus melanjutkan tren penurunan performa Persis dalam empat musim terakhir. Pada musim 2022–2023, saat mereka baru kembali ke kasta tertinggi, Persis mampu finis di peringkat ke-10.

Baca juga:

Sementara itu, di liga yang sama, Persebaya Surabaya juga mengalami perubahan dengan kepergian Bruno Paraiba. Pemain asal Brasil itu secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Persebaya Surabaya menjelang kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya setelah berakhirnya musim ini. Bruno, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung dan pihak klub atas dukungan yang diberikan selama ia memperkuat Persebaya dalam kurun waktu lima bulan terakhir.

Bruno mengaku sempat mengalami cedera pada Januari 2026, yang mengakibatkan ia harus absen dari lapangan selama hampir dua bulan. Meskipun demikian, ia tetap berusaha menunjukkan dedikasi penuh kepada tim selama menjalani masa pemulihan.

Baca juga:

Ia menjelaskan keputusan berpisah diambil setelah melakukan pembicaraan bersama pelatih dan manajemen klub, terutama terkait kondisi fisiknya. Bruno tetap mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari Persebaya dan mendoakan kesuksesan klub pada musim-musim berikutnya.

Dalam beberapa musim terakhir, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak mengalami penurunan performa yang cukup signifikan, sehingga mereka harus rela turun ke kasta yang lebih rendah. Sementara itu, Persebaya Surabaya harus beradaptasi dengan kepergian Bruno Paraiba dan mencari pemain baru untuk memperkuat tim mereka di musim depan.

Kesimpulan, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak telah resmi terdegradasi dari Super League 2025-2026, sementara Persebaya Surabaya kehilangan Bruno Paraiba dan harus mencari penggantinya untuk musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *