Sean Gelael Raih Podium Tiga di GTWCA Mandalika, Kebanggaan Balap Indonesia

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Mei 2026 | Sabtu, 2 Mei 2026, Sirkuit Pertamina Mandalika International di Lombok Tengah menjadi saksi prestasi mengesankan pembalap Indonesia, Sean Gelael. Mengemudikan mobil Audi nomor 16 bersama tim Garage 75, Gelael berhasil menutup race pertama GT World Challenge Asia (GTWCA) pada urutan ketiga. Hasil ini menandai debut solo yang menantang bagi pembalap kelas Silver, sekaligus menegaskan kemampuan kompetitif pembalap Indonesia di panggung internasional.

Balapan dimulai dengan Sean Gelael menempati pole position setelah mencatat waktu tercepat 1 menit 28,026 detik pada sesi kualifikasi. Keunggulan awal tersebut memberi harapan kuat untuk kemenangan. Namun, regulasi balapan mengharuskan pembalap solo menjalani pit stop dengan penalti waktu tambahan. Selama fase pit, mobil Gelael turun ke posisi keenam karena harus menyesuaikan durasi pit stop minimal 110 detik serta prosedur keluar‑masuk mobil.

Baca juga:

Setelah kembali ke lintasan, Gelael tetap mempertahankan kecepatan konsisten dan memanfaatkan safety car yang muncul akibat insiden antara Hiroaki Nagai dan Brian Lee. Meskipun safety car meredam momentum, Gelael berhasil memulihkan posisi dan melaju kembali ke jajaran teratas. Pada putaran‑akhir, ia menyalip beberapa pesaing dan menutup balapan di posisi tiga, di belakang pembalap China Yu Kuai (posisi satu) dan pembalap Selandia Baru Jaxon Evans bersama rekan tim Indonesia Andrew Haryanto (posisi dua).

Strategi tim Garage 75 terfokus pada manajemen ban dan kecepatan rata‑rata pada lintasan yang memiliki 17 tikungan tajam. Karakteristik Mandalika menuntut konsistensi, kontrol suhu ban, serta eksekusi pit stop yang presisi. Gelael, yang menyadari risiko penalti sebagai pembalap solo, mengatur ritme balap sejak start dan menjaga jarak aman hingga fase kritis.

  • Waktu pole position: 1:28,026
  • Waktu tercepat race: 1:28,5 (Yu Kuai)
  • Posisi akhir Sean Gelael: 3 (kelas Silver)
  • Tim: Garage 75, Audi Sport Team Phantom
  • Dukungan sponsor: Pertamina Lubricants

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, memuji pencapaian tersebut sebagai bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level global. “Podium Sean di Mandalika menunjukkan bahwa pembalap Indonesia dapat bersaing di arena internasional. Pertamina Fastron bangga mendukung perjuangan Sean dan berkomitmen terus mengembangkan motorsport tanah air,” ujarnya.

Baca juga:

Latihan intensif sebelum balapan juga memberikan modal kuat bagi Gelael. Selama lima sesi latihan antara 30 April hingga 1 Mei, ia menempati tiga besar kelas Silver secara konsisten, dengan catatan terbaik 1:29,203 pada sesi official practice. Konsistensi tersebut menjadi faktor penentu dalam mengatasi tekanan balapan solo.

Meski harus berjuang melawan pesaing berpengalaman, termasuk duo China Cheng Chongfu/Yu Kuai, Gelael tetap menunjukkan ketenangan. Ia mengakui bahwa safety car mengubah strategi, namun menegaskan bahwa risiko adalah bagian tak terpisahkan dari balapan solo. “Menjadi pembalap solo penuh risiko, tapi kami sudah menyiapkan kalkulasi matang. Besok kami akan kembali lebih kuat,” katanya sesudah menurunkan trofi podium.

Race kedua GTWCA Mandalika dijadwalkan pada Minggu, 3 Mei 2026, dengan Gelael memulai dari posisi keenam. Balapan tersebut akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi GTWorld, memberi kesempatan bagi pecinta motorsport Indonesia menyaksikan aksi lanjutan pembalap kebanggaan nasional.

Baca juga:

Keberhasilan Sean Gelael di Mandalika tidak hanya meningkatkan profil pribadi, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia yang berminat di dunia balap. Dengan dukungan sponsor nasional, tim berpengalaman, dan fasilitas latihan kelas dunia, harapan akan kehadiran lebih banyak pembalap Indonesia di kompetisi internasional semakin kuat.

Secara keseluruhan, podium ketiga di race pertama GTWCA Mandalika menandai awal yang positif bagi Sean Gelael dan tim Garage 75. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kombinasi persiapan teknis, strategi pit yang tepat, dan mental juara dapat menghasilkan hasil yang memuaskan, bahkan dalam kondisi paling menantang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *