PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juni 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap rookie asal Indonesia, mencuri perhatian di Moto3 Ceko 2026 dengan finis di posisi kelima. Ia memulai balapan dari posisi ke-20 akibat penalti slow riding saat kualifikasi. Namun, Veda berhasil memulihkan posisinya dan finis dengan selisih hanya 0,900 detik dari pemenang balapan.
Menanggapi hasil tersebut, Veda mengaku senang sekaligus penasaran karena jaraknya dengan podium juara terhitung sangat dekat. "Dari posisi ke-20 ke posisi ke-5, saya senang dengan balapannya. Namun, saya juga merasa seperti ada sesuatu yang kurang karena sejak seri Mugello saya sudah bertarung di grup depan, dan hari ini kami sangat dekat dengan podium," ujar Veda.
Veda membeberkan bahwa setelah melewati hari Jumat dan Sabtu yang sulit, fokus utamanya saat start dari grid belakang hanyalah memacu motor sekencang mungkin untuk mengejar rombongan terdepan, tanpa memikirkan tingkat keausan ban. "Saat berhasil mengejar mereka, saya merasa nyaman dan bisa mengikuti ritme mereka. Saya punya kepercayaan diri dan tahu bahwa saya memiliki kecepatan," lanjut Veda.
Sementara itu, pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, akan berjuang kembali ke lintasan pada seri balap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, 26-28 Juni setelah dilarang balapan pada MotoGP Ceko 2026. Bezzecchi menampar seorang marshal lintasan dua kali pada hari Sabtu ini, pada lap kedua terakhir balapan sprint setelah mengalami kecelakaan di tikungan 3.
Veda Ega Pratama berharap dapat terus meningkatkan performanya dan naik podium lagi di seri balap MotoGP Belanda 2026. Ia akan terus bekerja keras dan belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk mencapai tujuannya.
Dalam kesimpulan, Veda Ega Pratama telah menunjukkan kemampuan dan keberanian dalam balapan Moto3 Ceko 2026. Ia berhasil finis di posisi kelima setelah start dari posisi ke-20 dan berharap dapat terus meningkatkan performanya di seri balap MotoGP Belanda 2026.
