PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juli 2026 | Sebuah kapal bernama KM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 15 Juli 2026. Kapal tersebut berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng dengan membawa 70 orang, termasuk penumpang dan awak kapal.
Menurut Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, M Arif Anwar, kapal mengalami mati mesin sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng, sehingga terombang-ambing dan tenggelam. Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dan evakuasi, namun 23 orang penumpang masih hilang.
Basarnas memastikan seluruh unsur SAR gabungan akan terus melakukan pencarian secara maksimal hingga seluruh korban ditemukan. Pendataan korban juga masih terus dilakukan karena jumlah penumpang yang berada di kapal saat kejadian masih dalam proses verifikasi.
Sebanyak 46 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia. Kapal juga membawa muatan barang dan ternak, termasuk 10 ton beras, 2 ton kopra, dan 5 ton arang, serta empat ekor sapi dan enam unit sepeda motor.
Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan korban yang masih hilang, dengan menggerakkan berbagai unsur, termasuk TNI AL, Polri, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, dan nelayan setempat.
Kepolisian dan pihak berwenang lainnya terus menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal dan mengevakuasi korban. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat, terutama dalam hal keselamatan transportasi laut.
Kesimpulan, kejadian kapal tenggelam di perairan Selayar menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran masyarakat. Upaya pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, dengan harapan menemukan korban yang masih hilang dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.
