PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Agustus 2026 | Sebuah kecelakaan maut terjadi di Tol Jagorawi, Rabu (29/7/2026) pagi sekitar pukul 07.07 WIB. Dua mobil terlibat dalam kecelakaan tersebut, yakni mobil listrik BYD dan Toyota Raize.
Kecelakaan terjadi di KM 39+600 arah Bogor, tepatnya di lajur 2. Menurut Kepala Induk (Kainduk) PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jazuli, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Toyota Raize terguling dengan posisi keempat roda berada di atas, sementara mobil listrik BYD menabrak pembatas median jalan. Kedua kendaraan melaju dari arah Jakarta menuju Bogor di lajur dua.
Saat hendak berpindah ke lajur satu, salah satu pengemudi diduga kurang menjaga jarak aman sehingga terjadi tabrakan. Benturan tersebut membuat mobil BYD oleng ke kanan hingga menabrak pembatas jalan.
Sementara itu, Toyota Raize oleng ke kiri sebelum akhirnya terguling. Posisi akhir BYD berhenti serong di lajur tiga, sedangkan Toyota Raize terbalik dengan posisi empat roda di atas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Selain itu, dua tiang dan satu lembar guardrail di lokasi juga rusak akibat benturan.
Unit Laka Tol Jagorawi masih menangani kasus tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menyatakan pembangunan akses Tol Cipayung tidak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga mempermudah investasi baru masuk ke daerah itu.
Proyek pembangunan Tol Cipayung diyakini mampu mempercepat pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Depok. Wilayah Cipayung sebenarnya telah menunjukkan perkembangan ekonomi yang cukup pesat. Namun, akses menuju kawasan tersebut masih menjadi tantangan besar.
Pemerintah Kota Depok mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan akses tol baru dan menyiapkan peningkatan infrastruktur pendukung. Terutama pelebaran Jalan Muhidin dan Jalan Garuda sebagai jalur menuju pintu tol.
Langkah itu dilakukan agar keberadaan akses tol tidak memunculkan kemacetan baru. Selain mengurai kemacetan, proyek itu juga diharapkan membuka pusat-pusat ekonomi baru.
Kesimpulan dari kecelakaan di Tol Jagorawi dan pembangunan akses Tol Cipayung adalah bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat.
