PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juni 2026 | Microsoft baru-baru ini mengumumkan ketersediaan umum Copilot Cowork, sebuah ruang kerja berbasis AI yang dirancang untuk menangani tugas kompleks dan berjalan lama di seluruh alat dan sumber data. Fitur ini sebelumnya tersedia melalui program pratinjau Frontier perusahaan dan kini diluncurkan secara global untuk pengguna Microsoft 365 Copilot.
Menurut Microsoft, lebih dari setengah perusahaan Fortune 500 telah menggunakan Copilot Cowork selama tahap pratinjau. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa platform ini dirancang untuk menyelesaikan tugas dari awal hingga akhir, bukan hanya memberikan rekomendasi atau respon draft. Copilot Cowork dibangun untuk mengelola alur kerja multi-langkah yang mungkin memerlukan akses ke dokumen bisnis, pengetahuan organisasi, alat, dan model AI.
Pengguna dapat mengassign tugas dan membiarkan sistem menyelesaikannya secara mandiri sebelum mengembalikan output akhir. Microsoft menyoroti beberapa kasus penggunaan dari tahap pratinjau, termasuk membandingkan ribuan file di seluruh versi produk, menganalisis pipa penjualan, dan mengotomatisasi alur kerja terkait spreadsheet.
Selain itu, Microsoft juga meluncurkan AI agent dengan harga berbasis penggunaan. Ini memungkinkan perusahaan untuk hanya membayar untuk apa yang mereka gunakan, membuat biaya lebih terjangkau dan fleksibel. Fitur ini juga memungkinkan integrasi mitra dan fitur tata kelola perusahaan, sehingga memudahkan perusahaan untuk mengelola dan mengontrol penggunaan AI dalam operasional sehari-hari.
Nvidia CEO Jensen Huang baru-baru ini mengumumkan berita fantastis bagi investor Microsoft. Huang menyatakan bahwa AI agenik, atau sistem otonom yang dapat mengatur, merencanakan, dan mengeksekusi tugas, akan mengubah hampir semua sektor dan industri. Ini berarti bahwa perusahaan seperti Microsoft, yang telah berinvestasi besar-besaran dalam AI, akan mendapatkan keuntungan besar dari revolusi AI ini.
Di sisi lain, FBI mengingatkan pengguna Microsoft 365 tentang bahaya phishing scam yang disebut Kali365. Scam ini menggunakan platform cybercrime berlangganan yang memungkinkan penyerang untuk menjalankan kampanye phishing otomatis yang menargetkan akun Microsoft 365. Pengguna perlu waspada dan tidak mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
Dalam beberapa berita terbaru, dana pensiun menggugat Microsoft dengan tuduhan bahwa perusahaan tersebut telah menyesatkan investor tentang alat AI Copilot. Gugatan tersebut menyatakan bahwa Microsoft telah membuat pernyataan yang salah tentang kemampuan dan adopsi alat AI-nya, sehingga menyesatkan investor tentang prospek perusahaan.
Dalam kesimpulan, Microsoft 365 Copilot telah hadir untuk semua pengguna, menawarkan fitur dan harga yang kompetitif. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dengan menggunakan AI. Namun, perlu diingat bahwa masih ada tantangan dan risiko yang perlu diatasi, seperti serangan phishing dan gugatan hukum. Oleh karena itu, perusahaan perlu tetap waspada dan terus mengembangkan strategi untuk menghadapi tantangan tersebut.
