PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 Mei 2026 | Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada tanggal 20 Mei 2026 merupakan hari yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah Hari Kebangkitan Nasional termasuk tanggal merah atau hari libur nasional.
Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, tanggal 20 Mei 2026 tidak termasuk dalam kategori hari libur nasional atau cuti bersama. Oleh karena itu, aktivitas perkantoran dan sekolah akan tetap berjalan seperti biasa.
Peringatan Harkitnas berakar dari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi tersebut dikenal sebagai pelopor gerakan modern yang mulai menanamkan kesadaran persatuan bangsa di tengah kondisi penjajahan.
Pada awal abad ke-20, pola perjuangan rakyat Indonesia mengalami perubahan besar. Perlawanan yang sebelumnya banyak dilakukan secara fisik mulai diarahkan menuju gerakan intelektual melalui pendidikan dan organisasi.
Boedi Oetomo menjadi simbol perubahan cara berpikir masyarakat pribumi untuk memperjuangkan masa depan bangsa dengan pendekatan yang lebih terstruktur. Organisasi tersebut dibentuk para pelajar STOVIA di Batavia atau Jakarta.
Sekolah kedokteran itu menjadi tempat berkumpulnya pelajar pribumi terdidik yang memiliki perhatian besar terhadap kondisi sosial masyarakat saat itu. Gagasan perjuangan modern kemudian berkembang melalui diskusi pendidikan, kesehatan, dan persatuan nasional.
Nama dr. Wahidin Soedirohoesodo turut memiliki pengaruh besar terhadap lahirnya gerakan tersebut. Pemikiran mengenai pentingnya pendidikan bagi generasi muda mendorong munculnya semangat perubahan di kalangan pelajar.
Kesadaran itu perlahan berkembang menjadi gerakan nasional yang mengutamakan kecerdasan dan persatuan bangsa. Pemerintah Indonesia kemudian menetapkan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional untuk mengenang lahirnya semangat perjuangan modern.
Presiden Soekarno meresmikan peringatan tersebut pada tahun 1948 sebagai simbol persatuan rakyat Indonesia setelah masa penjajahan dan perjuangan kemerdekaan.
Menjelang akhir bulan Mei, masih ada beberapa hari libur yang dapat dinikmati. Pada tanggal 27 Mei, Indonesia akan merayakan Idul Adha, dan tanggal 28 Mei merupakan cuti bersama Idul Adha. Kemudian, pada tanggal 31 Mei, Indonesia akan merayakan Hari Raya Waisak.
Dengan demikian, meskipun Hari Kebangkitan Nasional bukanlah hari libur, tetaplah optimis karena masih ada kesempatan untuk berlibur dan menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman.
Kesimpulan, Hari Kebangkitan Nasional 2026 tidak termasuk dalam kategori hari libur nasional atau cuti bersama. Namun, peringatan ini tetap memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia dan merupakan simbol persatuan rakyat Indonesia.
