Inter Milan Menjuarai Coppa Italia 2026, Mengalahkan Lazio 2-0

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Mei 2026 | Inter Milan telah menjuarai Coppa Italia 2026 setelah mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 di partai final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma. Kemenangan ini menjadi gelar Coppa Italia ke-10 bagi Inter Milan dan menandai penutupan musim 2025/2026 dengan trofi domestik ganda, setelah sebelumnya mereka memenangkan Scudetto.

Gol bunuh diri Adam Marusic pada menit ke-14 membuka jalan kemenangan Inter Milan, sebelum Lautaro Martinez menggandakan keunggulan pada menit ke-35. Pertandingan ini menjadi penampilan yang sangat efektif dari Inter, yang tampil tenang dan nyaris tidak memberi ruang bagi Lazio untuk bangkit.

Baca juga:

Kemenangan ini juga menjadi pencapaian besar bagi pelatih Cristian Chivu, yang berhasil mengantar Inter Milan meraih domestic double dalam musim pertamanya sebagai pelatih. Sebelumnya, Inter Milan hanya pernah meraih domestic double pada tahun 2006 dan 2010.

Perjalanan panjang Inter Milan di Coppa Italia dipenuhi dengan laga-laga ikonik. Gelar pertama mereka hadir pada tahun 1939, ketika mereka masih bernama Ambrosiana Inter. Setelah penantian panjang hampir empat dekade, Inter kembali berjaya pada tahun 1978. Alessandro Altobelli menjadi sosok penting dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Napoli di Olimpico.

Altobelli kemudian menjelma menjadi legenda sejati Coppa Italia, dengan rekor 46 gol untuk Inter Milan dan 56 gol secara keseluruhan di ajang ini. Sementara itu, Giuseppe Bergomi menjadi pemain Inter dengan jumlah laga terbanyak di Coppa Italia, dengan total 119 pertandingan.

Dalam pertandingan final, Inter Milan tampil dominan sejak awal dan langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama tercipta pada menit ke-12 melalui sundulan Lautaro Martinez, yang masih melebar dari gawang Lazio. Inter membuka keunggulan 2 menit berselang, ketika umpan Federico Dimarco disundul Marcus Thuram di kotak penalti, dan bola sempat dibelokkan Marusic sebelum masuk ke gawang sendiri.

Baca juga:

Setelah unggul 1-0, Inter Milan terus menekan pertahanan Lazio dan menggandakan keunggulan pada menit ke-35 lewat aksi Lautaro Martinez. Dominasi Inter Milan masih bertahan hingga akhir babak pertama, namun tidak ada tambahan gol hingga turun minum.

Pada babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Inter Milan masih menguasai permainan, sedangkan Lazio mencari celah untuk memperkecil ketinggalan. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang ditiup, dan Inter Milan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.

Kemenangan ini menandai bahwa Inter Milan menjadi tim tersukses kedua di ajang Coppa Italia, di bawah Juventus yang telah meraih 15 gelar. Gelar ini juga menjadi prestasi positif bagi Cristian Chivu yang menjalani musim pertama sebagai pelatih Inter Milan.

Sementara itu, pelatih Lazio Maurizio Sarri menyatakan bahwa timnya akan boikot pertandingan Derby della Capitale pada giornata ke-37 Serie A 2025/2026 melawan AS Roma, yang dijadwalkan pada hari Minggu, 17 Mei. Sarri menyatakan bahwa ia tidak setuju dengan keputusan Lega Serie A untuk menggelar pertandingan tersebut pada siang hari.

Baca juga:

Menurut Sarri, keputusan ini hanya menguntungkan diri sendiri dan tidak mempertimbangkan kepentingan tim-tim yang bersaing. Ia juga menyatakan bahwa jika ia menjadi Presiden Lazio, ia tidak akan membawa tim untuk bermain pada hari Minggu.

Dengan kemenangan ini, Inter Milan menutup musim 2025/2026 dengan trofi ganda, dan menegaskan posisinya sebagai salah satu tim terkuat di Italia. Sementara itu, Lazio harus menerima kekalahan dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *