Mimpi Buruk AC Milan Kembali: Domenico Berardi Jadi Ancaman Utama di Laga Sassuolo vs AC Milan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 03 Mei 2026 | Pertandingan krusial antara Sassuolo dan AC Milan pada pekan ke-35 Serie A 2025/2026 akan digelar pada Minggu, 3 Mei 2026, pukul 20.00 WIB di Stadion Mapei. Laga ini menjadi sorotan utama karena hasil positif dapat memperkuat posisi Rossoneri dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Namun, ancaman terbesar bagi Milan datang dari penyerang andalan Sassuolo, Domenico Berardi, yang kembali menebar mimpi buruk bagi skuad Massimiliano Allegri.

Berardi, yang telah mencetak lebih dari 100 gol di Serie A, dikenal dengan kemampuan dribbling, tembakan jarak jauh, dan insting mencetak gol di momen krusial. Musim ini ia kembali menunjukkan performa impresif, mencetak lima gol dalam sepuluh laga terakhir dan membantu Sassuolo menempati posisi menengah atas klasemen. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tak segan‑seseg menaruh harapan pada pemainnya, menyebut Berardi sebagai “kunci utama dalam strategi menyerang tim.”

Baca juga:

Di sisi lain, AC Milan memasuki laga ini dengan tekad kuat untuk mengamankan tiket Liga Champions. Setelah hasil imbang melawan Juventus yang menutup peluang Scudetto, Allegri menekankan bahwa fokus utama kini adalah menempati posisi empat besar. “Kami harus melakukan yang terbaik. Kami memiliki pertandingan sulit besok karena Sassuolo punya kualitas teknik yang bagus dan bisa mencetak gol kapan saja,” ujar Allegri dalam konferensi pers menjelang pertandingan.

Perubahan signifikan terjadi pada lini tengah Milan. Luka Modrić, yang mengalami cedera serius, dipastikan absen hingga akhir musim. Sebagai gantinya, Ardon Jashari dipersiapkan untuk mengisi peran kreatif, sementara Pervis Estupinan berpotensi menggantikan Davide Bartesaghi di sayap kanan. Di lini belakang, susunan tetap mengandalkan Mike Maignan, Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlovic, yang telah tampil solid dalam beberapa laga terakhir.

Berikut perkiraan susunan pemain yang kemungkinan besar akan diluncurkan oleh masing‑masing tim:

Baca juga:
  • Sassuolo (4-3-3): Marco Silvestri; Giuseppe Pezzella, Alessandro Bastoni, Andrea Cossu, Riccardo Gagliolo; Armand Laurienté, Ardon Jashari, Fabio Di Meco; Domenico Berardi, Giacomo Raspadori, Lorenzo Pellegrini.
  • AC Milan (4-2-3-1): Mike Maignan; Davide Calabria, Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, Theo Hernandez; Ismaël Bennacer, Sandro Tonali; Rafael Leão, Olivier Giroud, Brahim Díaz; Davide Frattesi.

Strategi Milan diprediksi akan berfokus pada menahan serangan balik Berardi sambil memanfaatkan kecepatan Rafael Leão dan kreativitas Olivier Giroud di lini depan. Sementara itu, Sassuolo akan mengandalkan pressing tinggi dan pergerakan cepat Berardi untuk membuka ruang di pertahanan Milan.

Statistik pertemuan sebelumnya menunjukkan keseimbangan yang tipis. Dalam lima pertemuan terakhir, masing‑masing tim berhasil meraih dua kemenangan, sementara satu pertandingan berakhir imbang. Namun, catatan pribadi Berardi melawan Milan cukup mengkhawatirkan; ia mencetak tiga gol dalam tiga pertemuan terakhir.

Selain aspek taktis, faktor psikologis juga berperan penting. Allegri mengakui rasa kecewa atas cedera Modrić yang mengurangi opsi kreatif di tengah lapangan. “Dia sangat ingin kembali, namun kami harus bersabar,” katanya. Di sisi lain, Grosso menyatakan kebanggaannya atas perkembangan tim yang berhasil bersaing dengan klub-klub besar meski dengan anggaran lebih terbatas.

Baca juga:

Jika Milan mampu menahan serangan Berardi dan memanfaatkan peluang lewat tendangan bebas atau serangan balik, peluang mereka untuk meraih tiga poin meningkat signifikan. Namun, kegagalan menahan ancaman tunggal Berardi dapat mengakibatkan kehilangan poin penting yang berpotensi menurunkan posisi mereka dalam perburuan tiket Liga Champions.

Kesimpulannya, laga ini bukan sekadar pertarungan kelas menengah; ia menjadi titik penentu bagi dua ambisi berbeda: Sassuolo berusaha menegaskan diri di papan atas, sementara AC Milan berjuang keras untuk memastikan keikutsertaan di kompetisi Eropa paling bergengsi. Semua mata akan tertuju pada Domenico Berardi, yang berpotensi menulis kembali mimpi buruk bagi Rossoneri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *