PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 Juli 2026 | Pelatih Spanyol, Luis De La Fuente, mengecam keras perilaku skuad Argentina setelah kekalahan mereka di final Piala Dunia 2026. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai ‘tidak dapat ditoleransi’ dan ‘tidak dapat diterima’. Insiden tersebut terjadi setelah peluit panjang, di mana beberapa pemain Argentina terlibat dalam keributan dengan pemain Spanyol.
Menurut De La Fuente, ia tidak menyadari insiden tersebut pada awalnya karena sedang merayakan kemenangan bersama pemain dan staf pelatih. Namun, setelah menyaksikan rekaman insiden tersebut, ia menyatakan bahwa perilaku seperti itu tidak dapat dibiarkan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai sepak bola.
De La Fuente juga memuji perilaku pemain Spanyol yang tetap tenang dan profesional meskipun menghadapi ‘tindakan agresif’ dari lawan. Ia berharap insiden tersebut tidak akan merusak kesan positif dari kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, FIFA telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut untuk menentukan apakah ada pelanggaran kode disiplin yang dilakukan oleh pemain Argentina. De La Fuente berharap bahwa insiden tersebut akan menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat dan bahwa sepak bola dapat kembali kepada nilai-nilai sportivitas yang sebenarnya.
Di sisi lain, De La Fuente juga membicarakan tentang janji pemain Spanyol, Marc Cucurella, yang berencana untuk pensiun dari tim nasional setelah kemenangan di Piala Dunia 2026. De La Fuente mengharapkan Cucurella untuk menepati janjinya dan berharap bahwa pemain lain yang membuat janji serupa juga akan menepatinya.
Untuk menyambut kemenangan Spanyol, De La Fuente juga menunjukkan trofi Piala Dunia 2026 kepada publik dan berharap bahwa kemenangan tersebut akan menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola Spanyol. Ia juga mengingatkan bahwa timnas Spanyol masih memiliki tujuan lain yang harus dicapai, termasuk mempertahankan gelar mereka di kompetisi mendatang.
