PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 Mei 2026 | Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, baru-baru ini mengumumkan skuat 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Namun, ada beberapa kejutan yang membuat penggemar sepak bola Inggris kecewa. Beberapa pemain bintang seperti Phil Foden, Cole Palmer, Harry Maguire, dan Trent Alexander-Arnold tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Sebaliknya, Tuchel memilih beberapa pemain yang tidak terlalu dikenal, seperti Ivan Toney, Jordan Henderson, Dan Burn, Jarell Quansah, Djed Spence, dan Noni Madueke. Toney, misalnya, telah mencetak 42 gol untuk Al-Ahli di Saudi Arabia, tetapi pertanyaan tentang kesegarannya dan kebugarannya masih mengemuka.
Keputusan Tuchel untuk memilih Burn sebagai bek Inggris di atas pemain lain seperti Maguire, Hall, dan Luke Shaw juga menuai kritik. Sementara itu, Madueke dipilih di atas Jarrod Bowen dan Eberechi Eze dipilih di atas Morgan Gibbs-White, yang juga memicu kekecewaan.
Ibu Harry Maguire bahkan menyebut keputusan Tuchel untuk tidak memilih putranya sebagai ‘memalukan’. Sementara itu, beberapa fans Inggris khawatir bahwa keputusan Tuchel ini dapat berakhir dengan bencana dan memicu kekecewaan besar.
Tuchel sendiri menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk memenangkan Piala Dunia, dan dia tidak ingin malu-malu untuk mengakui hal itu. Namun, dengan keputusan skuat yang kontroversial ini, banyak yang bertanya-tanya apakah Inggris dapat benar-benar memenangkan turnamen ini.
Inggris akan bermain di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Mereka diharapkan dapat lolos dari grup, tetapi pertandingan pertama melawan Kroasia tidak akan mudah. Inggris perlu memperlihatkan kemampuan terbaik mereka jika ingin maju ke babak selanjutnya.
Dalam beberapa hari terakhir, Inggris juga menambahkan beberapa pemain muda ke skuat latihan mereka, termasuk Ethan Nwaneri dan Alex Scott. Ini dapat menjadi langkah yang positif untuk mempersiapkan tim untuk turnamen yang akan datang.
Namun, untuk sekarang, perhatian masih terfokus pada keputusan Tuchel dan bagaimana itu akan mempengaruhi performa Inggris di Piala Dunia 2026. Hanya waktu yang akan menjawab apakah keputusan Tuchel akan terbukti tepat atau tidak.
