Kapolda Riau Minta Maaf, Janji Evaluasi Menyeluruh Pasca Ricuh Panipahan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Riau, 17 April 2026 – Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolda Riau, turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, pada Kamis (16/4/2026) untuk menyampaikan permohonan maaf kepada warga setelah insiden kerusuhan yang melibatkan aksi unjuk rasa terkait penanganan narkoba. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya “cooling system” pasca ricuh yang terjadi pada 10 April 2026, sekaligus wujud nyata upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Dalam dialog terbuka bersama Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, perwakilan Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta elemen masyarakat sipil, Kapolda menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan mewakili seluruh kepolisian provinsi. “Secara pribadi maupun sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar‑besarannya kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi,” tegas Herry.

Baca juga:

Irjen Herry menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi “wake‑up call” bagi Polri untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja aparat di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus narkoba. Ia mengakui adanya ketidakpuasan warga yang memicu aksi demonstrasi, dan menyebutkan bahwa hal itu mencerminkan masih adanya kekurangan dalam pelaksanaan tugas. “Kami menyadari bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk berbenah,” ujarnya.

Beberapa poin evaluasi yang disorot antara lain:

  • Kurangnya komunikasi efektif antara aparat dan masyarakat, yang dianggap menjadi akar permasalahan.
  • Kebutuhan akan mekanisme dialog terbuka secara rutin, termasuk forum bersama dan kanal komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat.
  • Pemeriksaan dan pembenahan personel yang bertugas di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat dan penempatan anggota baru yang telah melewati proses seleksi ketat.

Kapolda menambahkan bahwa Polda Riau telah melakukan pengecekan personel secara transparan, termasuk tes urine di depan publik, untuk menunjukkan komitmen pada integritas dan profesionalisme. “Personel yang bertugas harus benar‑benar bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Selain langkah‑langkah evaluatif, Kapolda juga menekankan pentingnya solusi sosial‑ekonomi dalam upaya memerangi narkoba. Pada saat kunjungan, ia menyerahkan mesin ketinting kepada nelayan setempat sebagai bentuk dukungan ekonomi, serta menggelar edukasi anti‑narkoba di pasar induk Panipahan. Program “Sekolah Bersinar” juga diluncurkan di Yayasan Perguruan Kartini Panipahan, dengan tujuan memberi pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya narkoba.

Acara diakhiri dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan, yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kepolisian. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan partisipasi aktif warga dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah pesisir.

Baca juga:

Secara keseluruhan, kunjungan Kapolda Herry Heryawan mencerminkan strategi komprehensif Polri: memperbaiki hubungan dengan masyarakat, melakukan evaluasi struktural pada aparat, serta memberikan bantuan ekonomi yang konkret. Diharapkan langkah‑langkah tersebut dapat meredakan ketegangan pasca ricuh, memulihkan kepercayaan publik, dan memperkuat keamanan serta ketertiban di Panipahan dan sekitarnya.

Ke depan, Polda Riau berjanji akan terus memantau implementasi rekomendasi yang dihasilkan dari evaluasi ini, serta menjaga transparansi dalam setiap tahapan penanganan. Masyarakat diimbau untuk tetap berpartisipasi aktif dalam forum dialog, sehingga kebijakan yang diambil dapat mencerminkan kebutuhan riil warga.

Dengan kombinasi pendekatan keamanan, sosial, dan ekonomi, diharapkan insiden serupa tidak terulang, dan Panipahan dapat kembali menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menanggulangi permasalahan narkoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *