PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Jeddah menjadi saksi pertarungan sengit pada Kamis, 16 April 2026, ketika Al‑Sadd melawan Vissel Kobe di babak perempat final AFC Champions League Elite 2025‑26. Pertandingan yang digelar di Stadion Prince Abdullah Al‑Faisal Sports City ini berakhir dengan kemenangan dramatis Vissel Kobe melalui adu penalti setelah kedua tim berakhir imbang 0‑0 pada waktu normal.
Kick‑off dijadwalkan pukul 21.45 WIB, dan sejak peluit pertama kedua tim menunjukkan tekad tinggi untuk melaju ke semifinal. Al‑Sadd, yang baru saja mengatasi Al‑Hilal dengan kemenangan 4‑2 lewat penalti pada babak 16, mengandalkan pengalaman pelatih asal Italia, Roberto Mancini, serta skuad bintang Qatari yang terbiasa menguasai kompetisi domestik.
Sementara itu, Vissel Kobe datang dengan strategi baru di tangan pelatih Jerman, Michael Skibbe, yang baru menyelesaikan musim pertamanya. Kobe menargetkan perbaikan dari penampilan mereka di babak 16 tahun lalu, dimana mereka harus berjuang keras hingga ke babak perempat final.
Selama 90 menit regulasi, kedua sisi tampak berhati‑hati. Al‑Sadd menciptakan beberapa peluang lewat serangan sayap, terutama dari pemain muda Al‑Baker, namun selalu dihentikan oleh pertahanan Vissel Kobe yang terorganisir. Di sisi lain, Vissel Kobe mengandalkan kecepatan lini depan yang dipimpin oleh mantan bintang Liverpool, Roberto Firmino, namun tidak berhasil menembus gawang penjaga Al‑Sadd, Saad Al‑Sheeb.
Tanpa gol, pertandingan melaju ke adu tendangan penalti. Vissel Kobe berhasil mengeksekusi lima tendangan dengan sempurna, sedangkan Al‑Sadd gagal pada tendangan ketiga mereka. Penjaga gawang Vissel Kobe, Koichiro Koga, menjadi pahlawan dengan menyelamatkan dua tembakan penting, termasuk satu yang diambil oleh kapten Al‑Sadd, Akram Afif.
Berikut rangkaian penalti yang menentukan:
- Vissel Kobe: Firmino (1‑0), Koga (2‑0), Yamazaki (3‑0), Takumi (4‑0), Tanaka (5‑0)
- Al‑Sadd: Afif (1‑0), Al‑Baker (2‑0), Al‑Mansoor (2‑1), Al‑Hamad (2‑2), Al‑Saadi (2‑3)
Kemenangan ini menempatkan Vissel Kobe ke semifinal AFC Champions League Elite, sementara Al‑Sadd harus menelan kekecewaan usai menempuh perjalanan panjang di turnamen ini. Keberhasilan Kobe menahan serangan Al‑Sadd menambah catatan penting bagi pelatih Skibbe, yang kini dapat mengukuhkan reputasinya di kancah Asia.
Selain aspek taktis, pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi para penggemar karena menampilkan perpaduan antara pengalaman veteran seperti Mancini dengan energi muda yang dibawa Skibbe. Kedua pelatih kini dihadapkan pada tantangan berbeda: Mancini harus menilai kembali strategi ofensifnya, sedangkan Skibbe dapat mengoptimalkan skema pertahanan yang terbukti efektif.
Dengan hasil ini, Vissel Kobe melangkah ke semifinal dengan harapan besar menggapai gelar pertama mereka di kompetisi klub Asia. Sementara Al‑Sadd, meskipun tersingkir, tetap menegaskan statusnya sebagai salah satu klub terkuat di wilayah GCC, mengingat pencapaian mereka hingga babak perempat final.
Berita selanjutnya akan mengabarkan persiapan Vissel Kobe menjelang semifinal, serta bagaimana Al‑Sadd merencanakan bangkit kembali di kompetisi domestik dan turnamen internasional lainnya.
