PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 Juni 2026 | Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong masyarakat desa untuk berperan menjadi pemasok bahan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Hal ini disampaikan dalam acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang diprakarsai Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Papdesi) di Koperasi Desa Merah Putih Bergas Kidul, Kabupaten Semarang.
Penandatanganan kerja sama ini bertujuan mengintegrasikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa sebagai penyedia utama kebutuhan Satuan Pelayanan Gizi (SPPG). Pemerintah menargetkan pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi pangan desa untuk melayani lebih dari sembilan juta penerima manfaat.
Menurut Luthfi, BUMDes dan Koperasi Desa memiliki peran strategis dalam membangun rantai pasok Program MBG, mulai dari menghimpun hasil petani, peternak, dan nelayan, memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas, hingga menyalurkannya ke SPPG.
Pemprov Jateng juga mendorong BUMDes tidak hanya menjadi pemasok bahan pangan, tetapi mampu menjadi pengelola SPPG. Dengan begitu, rantai pasok dari hulu hingga hilir dapat dikelola desa dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Selain itu, operasional dapur SPPG diarahkan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan, salah satunya Compressed Natural Gas (CNG), agar pelaksanaan Program MBG lebih efisien dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Pemprov Jateng, penerima manfaat Program MBG di Jawa Tengah mencapai lebih dari 9 juta orang yang dilayani 4.382 SPPG. Jateng juga memiliki lebih dari 8.500 Koperasi Desa yang menjadi modal kelembagaan untuk memperkuat ekosistem MBG.
Luthfi menambahkan, Pemprov Jateng juga siap menerima masukan dan keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG di desa. Menurutnya, kearifan lokal dan produk unggulan desa harus menjadi prioritas agar program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberdayakan masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur Luthfi juga hadiri pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Luthfi menegaskan bahwa Jateng Fair merupakan etalase pembangunan Provinsi Jawa Tengah yang menampilkan beragam potensi daerah, mulai dari UMKM, inovasi, hingga kontribusi badan usaha milik daerah.
Dalam kesempatan lain, Luthfi juga menyindir para kepala desa yang datang terlambat dalam acara Penandatanganan Surat Dukungan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Luthfi mengatakan bahwa para kepala desa tersebut seharusnya lebih disiplin dalam menghadiri acara-acara penting.
Dalam upaya mengendalikan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, mengambil langkah proaktif dengan memperkuat pengawasan harga bahan kebutuhan pokok. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan laju inflasi dan menjaga stabilitas pasokan di daerah tersebut.
Sementara itu, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung melarang keras praktik pungutan liar (pungli) selama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027. Larangan ini bertujuan memastikan seluruh proses penerimaan siswa baru di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan secara tertib dan transparan.
Dalam beberapa kesempatan, Luthfi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mengembangkan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
